News Ticker

Sebar Hoax PT Dirgantara Dijual ke Asing, Netizen Desak Polisi Tangkap Ratna Sarumpaet

Ratna Sarumpaet Cuitan Ratna Sarumpaet

JAKARTA – Lagi-lagi aktivis Ratna Sarumpaet di akun Twitternya, Kamis (3/5/2018) membuat ulah dengan menyebar berita bohong terkait penjualan PT Dirgantara Indonesia kepada pihak asing. Kabar ini ramai diperbincangkan oleh warganet. Dalam postingan tersebut tertulis pelunasan RRC kepada RI atas kepemilikan PT Dirgantara Indonesia.

Baca: Ini Nama-nama Aktivis yang Ditangkap Polri atas Dugaan Makar

Begini tulisan selengkapnya:

BERITA DUKA “TERBODOH”

Telah ditanda-tangani pelunasan pembayaran dari RRC kpd Pemerintah RI awal April 2017 oleh Pres @jokowi (disetujui dtdtngni Ket KPK, Ket DPR Ket Dewan Pertimbangan Presiden). Maka Kepemilikan PT.Dirgantara Indonesia, kini berpindah k tangan pemerintah RRC.

Oleh sejumlah netter, postingan tersebut disrceenshot dan dibagikan di media sosial. Mereka yang ‘mengamini’ postingan tersebut mengungkapkan keprihatinannya terhadap pemerintah.

INNA LILLAHI WA INAILAIHI ROJI’UUN. 

KASIHAN INDONESIA PERUSAHAAN STRATEGIS NASIONALNYA JADI MILIK CHINA.

Pemerintah yg Hebat itu yg bisa Nasionalisasi Perusahaan2 Asing, bukan malah jual2in Perusahaan nasional menjadi Perusahaan Asing.Apalagi perusahaan industri strategis ” tulis akun yayat ruhiyat

@RatnaSpaet ito, di group WA screenshot twitter ito, ada tulis spt ini? Ngeriiii kali kalo betul idup kita ini. ” tulis akun giyanmocko

Baca: GEGER.. Gara-gara AHOK Partai Politik, Aktifis, dan Media Sosial Jungkir Balik

Namun banyak warganet yang mempertanyakan kebenaran postingan tersebut. Hal itu mereka sampaikan, karena mereka tak menemukan informasi perhal tersebut. Yang ada justru sebaliknya, mereka menemukan artikel-artikel lama yang mengindikasikan kicauan Ratna Sarumpaet adalah hoax. Karena berita tersebut viral akhirnya PT DI memberikan klarifikasinya di akun Twitter resminya, PT Dirgantara Indonesia menegaskan bahwa kabar yang menyebut PT DI dijual ke China adalah tidak benar alias hoax

Dalam postingan itu juga disebutkan bahwa kabar tersebut merupakan kabar bohong yang sempat dihembuskan pada 2017 lalu. “Pemberitaan mengenai PT Dirgantara Indonesia (Persero) dijual ke pihak asing, kami nyatakan HOAX. Berita ini adalah berita bohong yang berulang dari tahun 2017 lalu,” tulisnya.

Saat mencoba kami menelusuri postingan Ratna Sarumpaet di akun @RatnaSpaet, Jum’at (4/5/2018) sore, ternyata postingan tersebut sudah tidak terlihat lagi atau dihapus. Melansir dari kolom komentar Tribunnews, warganet turut prihatin atas gencarnya sebagian kalangan warga negara indonesia sendiri dalam penyebaran berita hoax belakangan ini.

Baca: Temuan Polisi Transfer Pendanaan Makar #Aksi212

Tidak sedikit warganet yang mencaci Ratna Sarumpaet yang beraninya menyebar berita hoax, bahkan mereka pun meminta aparat kepolisian segera menangkap oknum penyebar hoax tersebut.

Warganet berasumsi, jika aparat penegak hukum membiarkan Ratna Sarumpaet dengan melakukan seperti itu, maka akan merusak persatuan dan kesatuan.

Berikut komentar warganet:

“Tangkap ini si nenek sihir provokator ngga layak hidup di indonesia, penjarakan ayo aparat tangkap nih orang,” komentar Kelly Aguan.

“Menyebarkan berita bohong secara sengaja,apalagi berita ini sangat menyudutkan pemerintah akan menimbulkan kekacauan yg besar. Maka dari itu kalau pt dirgantara Indonesia nggak berani melaporkan orang ini, mau di bawa kemana Wibawa pemerintah,” tulis Ardyan Chang.

“Masih ada ya yang bikin berita begini, apakah unit cyber Polri sudah tidak ada lagi? Harus diakui para pembuat hoax ini sangat gigih dan tampa mengenal rasa rakut. Mereka dengan berani menyebar hoax seperti mempermainkan kumis para penegak hukum,” komentar Dang Ricky Kismet Sudarma.

Baca: Opini Pedas Netizen kepada Bani Hoax dan Fitnah, Andai Jokowi Diktator

“Sdh sering sekali RS nyebar hoax yg menyerang pemerintah tp koq dibiarkan melenggang? sementara sdh beberapa kita liat para tercyduk yg melanggar ITE dlm waktu yg sesingkat singkatnya langsung diproses. pertanyaannya, siapa sih RS?

maaf lho… cuma nanya….,”komentar Etty Magdalena.

“Gawat negara ini di penuhi dengan orang2 zolim terhadap negara ny sendiri….,” tulis Fadli Agus.

“Kalau memang ini benar2 berita hoax sy menghimbau kpd aparat hukum untuk menindak lanjuti proses hukumnya….karna dgn adanya berita2 hoax ini bisa mengacaukan dan merusak tatanan hidup dan k”utuhan suatu negara,” tulis Okagaje D’Kickerman.

Baca: Rusuh Agama dan Hancurnya Sebuah Negara Karena Berita Palsu ‘Hoaks’

“Tangkap Ratna S yang sdh menyebarkan berita HOAX sehingga meresahkan masyarakat luas!” komentar Reffs Saputra. (ARN)

Sumber: BeritaNews

Iklan
  • Surat Terbuka Yusuf Muhammad ke Maaher Ath-Thuwailibi: Ajaran Membunuh Itu Fiqih Islam Mana?
  • Viral Video Emak-emak Fakfak bawa bendera merah putih
  • Sertifikat
  • Papua Bagian NKRI
  • Nadirsyah Hosen: Istilah Khilafah Tidak Ada dalam Alquran

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Keluarga Korban KM Sinar Bangun Usir Ratna Sarumpaet Saat Cekcok dengan Luhut – ArrahmahNews
  2. Komentar Pedas Kepala SAR, Bu Ratna Saja Nyelam Danau Toba – ArrahmahNews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: