News Ticker

Obama Kecam Keputusan Trump Keluar dari Perjanjian Nuklir

WASHINGTON DC – Mantan Presiden AS Barack Obama mengatakan bahwa keputusan Donald Trump untuk mundur dari kesepakatan nuklir Iran adalah “sesat”.

Setelah Trump mengumumkan keputusannya pada hari Selasa, Obama menegaskan bahwa langkah Trump itu “sangat sesat.”

“Melangkah jauh dari JCPOA akan membuat kita membelakangi sekutu-sekutu terdekat Amerika, dan sebuah kesepakatan yang dilakukan para diplomat, ilmuwan, dan profesional intelijen terkemuka negara kita. Dalam demokrasi, akan selalu ada perubahan dalam kebijakan dan prioritas dari satu Administrasi ke Administrasi berikutnya. Tetapi terus menerus mengingkari perjanjian yang negara kita adalah merupakan bagian (di dalamnya) berisiko mengikis kredibilitas Amerika, dan menempatkan kita berselisih dengan kekuatan besar dunia,” ujar mantan presiden AS tersebut.

Baca: Trump Umumkan AS Keluar dari Perjanjian Nuklir Iran

Presiden dari partai Demokrat yang menjabat ketika kesepakatan itu ditandatangani pada tahun 2015 itu lebih lanjut menyatakan bahwa keputusan Trump akan merusak upaya untuk bernegosiasi dengan Korea Utara.

Iran telah beberapa kali menegaskan bahwa program nuklirnya hanya damai dan tidak dimaksudkan untuk membuat nuklir.

Mantan Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, yang merupakan negosiator utama dalam pembicaraan yang mengarah pada kesepakatan itu, juga mengecam langkah tersebut, dengan menegaskan bahwa itu “melanggar janji Amerika.” (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: