News Ticker

Analis: Mundur dari Perjanjian Nuklir, Trump Satukan Dunia Musuhi AS

INDIANA – Keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menarik Amerika Serikat dari kesepakatan nuklir Iran akan menjadi malapetaka bagi kekuasaan AS yang menurutnya sedang ia coba untuk lindungi, karena ini berarti menyatukan dunia untuk memusuhi AS. Seorang ahli dan analis politik Amerika di Indiana, E. Michael Jones, menyampaikan pendapatnya ini dalam sebuah wawancara dengan Press TV.

Jones, seorang penulis, mantan profesor, komentator media dan editor majalah Culture Wars saat ini, membuat pernyataan itu pada hari Rabu (09/05), sehari setelah Trump mengumumkan bahwa ia menarik AS keluar dari perjanjian nuklir yang secara resmi disebut Joint Comprehensive Plan of Action (JPCOA), yang dinegosiasikan dan ditandatangani oleh pendahulunya, Barack Obama.

Baca: Zarif: Pengunduran Diri AS dari Perjanjian Nuklir Ilegal

Dalam pidato yang disiarkan televisi dari Gedung Putih, Trump juga mengatakan bahwa ia akan memulihkan kembali sanksi nuklir terhadap Iran. “Kami akan melembagakan sanksi ekonomi tertinggi.”

Keputusan Trump berisiko mengasingkan sekutu-sekutu Amerika yang telah memperingatkan pemerintah bahwa JPCOA adalah pakta multilateral yang tidak dapat dihentikan hanya oleh satu pihak. Itu juga meningkatkan prospek konflik lain di Timur Tengah.

“Seperti yang diperkirakan semua orang, Donald Trump akhirnya mengumumkan Amerika Serikat akan mencabut atau menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran,” kata Jones.

Baca: Mogherini: Uni Eropa Bertekad Pertahankan Perjanjian Nuklir Iran

“Ia melakukan ini karena dirinya membutuhkan dukungan Yahudi Amerika, dan lobi Israel, agar tetap berkuasa dan melindungi dirinya dari Deep State AS,” katanya.

“Jadi pertanyaannya sekarang bahwa ini telah terjadi, sekarang ia menarik AS keluar, apa yang akan terjadi,” katanya.

“Saya telah menyadari bahwa kejatuhan utama di sini berasal dari kenyataan bahwa dia akan menerapkan kembali sanksi, dia menerapkan kembali sanksi ini sementara Jerman dan Inggris telah mengumumkan bahwa mereka tidak akan sejalan dengan kesepakatan itu, ” kata sang analis.

“Semua negara Eropa ini telah menandatangani kesepakatan dengan Iran. Dan sekarang jika mereka menerapkan kembali sanksi, itu berarti Amerika Serikat akan berada dalam perang ekonomi dengan Eropa, dengan mitranya di NATO. Ini akan menjadi malapetaka bagi imperium (AS) yang menurut Trump sedang ia coba untuk lindungi,” katanya.

Baca: Pemimpin Revolusi Iran: Trump, Anda Membuat Kesalahan Besar

“Anda akan mengobarkan perang ekonomi melawan Jerman. Jerman sudah mencatat, mengatakan, ‘Ini ilegal. Dan mereka tidak akan mengikutinya. “Ini akan memecah NATO,” katanya lebih lanjut.

“Jerman tidak mampu pada titik ini untuk mengikuti sanksi-sanksi ini. Tak seorang pun di Eropa mengikuti hal ini, ”katanya.

“Apa yang Trump lakukan di sini adalah menyatukan seluruh dunia melawan dia dan Israel. Ini adalah malapetaka pada setiap sudut pandang rasional untuk Amerika Serikat dan kepentingannya di luar negeri, ”komentator tersebut menyimpulkan. (ARN)

Iklan

1 Comment on Analis: Mundur dari Perjanjian Nuklir, Trump Satukan Dunia Musuhi AS

  1. semakin banyak negara yg disangsi oleh Asurika… maka perlahan mrk membangun piramida kebencian padanya…..

1 Trackback / Pingback

  1. Analis: Penarikan AS dari Kesepakatan Nuklir Perkuat Hubungan Ekonomi Rusia-Iran – ArrahmahNews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: