News Ticker

ISIS Akui Bertanggung Jawab atas Serangan Penikaman di Paris

PARIS – ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan pisau di Paris yang menyebabkan setidaknya satu korban tewas dan empat lainnya luka-luka.

Sebuah pernyataan yang dirilis melalui agensi propaganda kelompok itu menggambarkan penyerang sebagai “tentara ISIS” dan mengklaim kekejaman itu sebagai tanggapan atas seruannya kepada negara-negara target yang mengebom wilayahnya di Suriah dan Irak.

Baca: 15 Orang Terluka dalam Serangan Penikaman di Sebuah Sekolah Rusia

Menurut laporan the Independent, Minggu (13/05), Francois Molins, jaksa Paris, tidak mengkonfirmasi keterlibatan ISIS tetapi mengatakan serangan itu sedang diselidiki sebagai terorisme. Penyerang Paris yang ‘berteriak Allahu akbar’ itu ditembak mati oleh polisi.

Ia menggambarkan korban yang tewas s adalah seorang “pejalan kaki” yang tengah melewati jalan tersebut, dan mengatakan empat orang lainnya yang juga telah ditikam mengalami luka-luka.

“Pada tahap ini dan atas dasar kesaksian yang menggambarkan penyerang berteriak ‘Allahu Akbar’ sambil menyerang orang yang lewat dengan pisau, serta modus operandi, bagian kontra-teror dari kantor kejaksaan Paris sedang dalam proses penyelidikan,” katanya.

Baca: Pelaku Penikaman Turis di Mesir Pernah Bekerja di Arab Saudi

Kekejaman terjadi setelah serangkaian serangan serupa diklaim oleh ISIS terjadi di Perancis dan di seluruh dunia.

Paris adalah tempat terjadinya serangan ISIS yang paling mematikan di Eropa pada 13 November 2015, ketika para penyerang yang bersenjatakan senjata dan rompi bunuh diri menyerang gedung konser Bataclan, Stade de France dan restoran, menewaskan 130 orang.

Kelompok teroris mengintensifkan seruan bagi para pendukung mereka untuk melancarkan serangan di negara asal mereka setelah kelompok teror tersebut semakin terjepit akibat berkurangnya wilayah kekuasaan yang sebelumnya mereka rebut di negara-negara Timur Tengah seperti Irak dan Suriah. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: