arrahmahnews

Mahathir Menang Pemilu Malaysia, Anwar Ibrahim Segera Dibebaskan

KUALA LUMPUR – Kemenangan Mahathir Mohammad dalam pemilu Malaysia baru-baru ini menjadi berkah tersendiri bagi pemimpin de-facto oposisi Malaysia Anwar Ibrahim.

Perdana menteri negara yang baru itu, sebelumnya mengatakan pada hari Jumat akan membuka jalan bagi Anwar Ibrahim yang dipenjara untuk kembali ke dunia politik dan bahkan menyebut untuk menyerahkan jabatannya kepada Anwar Raja Malaysia setuju untuk mengampuni Anwar Ibrahim.

Dalam perkembangannya dilaporkan Anwar Ibrahim akan menerima pengampunan penuh dari Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad V dan dibebaskan dari penjara pada Selasa (15/5) mendatang.

Putri sulung Anwar, Nurul Izzah mengungkap kepada media Singapura, Channel News Asia, Sabtu (12/05) bahwa dokumen-dokumen untuk pembebasan ayahnya sedang disusun.

Nurul Izzah mengonfirmasi hal itu dalam pernyataan terpisah kepada Reuters. “Iya,” jawab wanita berusia 37 tahun ini dalam pesan singkat kepada Reuters, saat ditanya apakah ayahnya akan dibebaskan pada Selasa (15/05) mendatang.

Diketahui bahwa Anwar yang divonis 5 tahun penjara atas kasus sodomi, telah menjalani masa hukuman sejak tahun 2015. Ia dijadwalkan bebas pada 8 Juni mendatang. Namun tanpa pengampunan kerajaan atau Royal pardon dari Yang di-Pertuan Agong, Anwar tidak bisa kembali ke panggung politik untuk lima tahun ke depan.

Anwar dan Mahathir, yang tadinya rival politik, berkoalisi demi melengserkan Najib Razak dari kursi PM Malaysia. Sesuai kesepakatan di antara keduanya, Mahathir akan menyerahkan posisi PM Malaysia kepada Anwar usai dua tahun menjabat.

Untuk bisa mencapai kursi PM Malaysia, Anwar harus menang dalam pemilu sela atau terpilih menjadi senator untuk bisa mengambil alih kursi yang kini diduduki Mahathir. Opsi lainnya datang dari istri Anwar, Wan Azizah Wan Ismail, yang menjadi calon Wakil PM Malaysia. Dalam wawancara dengan Channel News Asia, awal tahun ini, Wan Azizah menyatakan dirinya akan mundur atau menyerahkan kursi parlemennya di daerah pemilihan Pandan, kepada suaminya, yang berarti membuka jalan untuk pemilu sela.

Kini, Anwar sedang menjalani perawatan medis di Cheras Rehabilitation Hospital usai menjalani operasi. Nurul Izzah menambahkan, Royal Pardon untuk ayahnya diajukan atas dasar ‘kegagalan penegakan keadilan’. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: