News Ticker

Israel Cegah Tim Medis Masuki Jalur Gaza

JALUR GAZA – Pusat Hak Asasi Manusia Al-Mezan mengutuk pemerintah Israel yang mencegah delegasi medis dari Kementerian Kesehatan Palestina di Tepi Barat memasuki Jalur Gaza pada hari Minggu kemarin padahal mereka bertujuan untuk memberikan perawatan medis bagi para demonstran yang terluka.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip MEMO pada Selasa (15/04), pusat HAM itu mengutuk pembatasan Israel yang dikenakan pada kebebasan bergerak bagi misi medis tersebut, dan meminta masyarakat internasional untuk campur tangan guna memastikan kebebasan bagi masuknya semua staf dan pasokan medis serta untuk mengangkat pengepungan di Jalur Gaza.

Baca: Menteri Israel Sebut Orang-orang Palestina Seperti Nazi

Kebijakan Israel, terutama kelanjutan dari pengepungan 11 tahun, telah berkontribusi pada penurunan kapasitas pelayanan kesehatan di daerah kantong yang terkepung itu.

Pernyataan tersebut mengutip laporan dari Direktorat Umum Farmasi Departemen Kesehatan Palestina yang menyatakan bahwa sebagai akibat dari pembatasan Israel, 50 persen obat-obatan penting tidak tersedia di Jalur Gaza.

Baca: VIDEO: Pastor ini Sebut Seorang Pemuda akan Muncul untuk Bebaskan Palestina

Pusat tersebut menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengambil langkah-langkah konkret dan mendesak untuk menghentikan penargetan Israel terhadap warga sipil, untuk memfasilitasi pengesahan delegasi medis dan untuk memastikan bahwa yang terluka dan sakit memiliki akses ke rumah sakit dengan menekan agar pemerintah Israel menghormati ketentuan hukum humaniter internasional dan untuk mengakhiri pengepungan di Gaza. (ARN)

About ArrahmahNews (15838 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: