News Ticker

Korut Ancam Batalkan Pertemuan Kim-Trump

PYONGYANG – Korea Utara mengancam akan membatalkan pertemuan puncak antara pemimpinnya, Kim Jung-un dan Presiden AS Donald Trump.

Washington akan “harus melakukan pertimbangan hati-hati tentang nasib pertemuan puncak Korea Utara-AS yang direncanakan sehubungan dengan militer yang provokatif ini” lapor kantor berita resmi Korut, KCNA, Selasa (15/05).

“Latihan ini, yang menargetkan kami, yang dilakukan di seluruh Korea Selatan, merupakan tantangan nyata terhadap Deklarasi Panmunjom dan provokasi militer yang disengaja bertentangan dengan perkembangan politik yang positif di Semenanjung Korea,” bunyi laporan tersebut lebih lanjut.

Baca: Korut Tegaskan Inisiatif Perdamaian Bukan Karena Tekanan AS

Tak lama setelah pengumuman Korut tersebut, Washington mengatakan bahwa pihaknya terus mempersiapkan pertemuan antara Trump dan Kim.

“Kami akan terus merencanakan pertemuan itu,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Heather Nauert, menambahkan bahwa AS telah tidak menerima “pemberitahuan” apapun tentang pembatalan pertemuan itu dari Pyongyang.

“Kami belum mendengar apapun dari pemerintah itu atau pemerintah Korea Selatan yang menunjukkan bahwa kami tidak boleh terus melakukan latihan ini atau tidak akan melanjutkan perencanaan untuk pertemuan kami antara Presiden Trump dan Kim Jong-un bulan depan,” tambahnya.

Baca: AS Harus ‘Jamin’ Korut Sebelum Terbentuknya Perjanjian Dua Negara

Pertemuan antara Kim dan Presiden AS Donald Trump telah dijadwalkan di Singapura pada 12 Juni.

Menurut kantor berita Yonhap Korea Selatan pada hari Selasa, Pyongyang juga membatalkan pembicaraan tingkat tinggi yang ditetapkan untuk hari Rabu dengan Seoul dengan alasan latihan militer bersama Max Thunder antara AS dan Korsel.

KCNA menilai bahwa latihan militer itu adalah sebuah bentuk “provokasi” dan mengatakan bahwa mereka tidak punya pilihan selain membatalkan perundingan.

Pertemuan yang dibatalkan itu bertujuan untuk menerapkan deklarasi yang dihasilkan dari pertemuan antar-Korea 27 April, termasuk janji untuk mengakhiri Perang Korea dan mengejar “denuklirisasi penuh.”
Menyusul pernyataan pembatalan, Korea Utara mengatakan bahwa pertemuan akan diadakan pada tanggal yang belum diumumkan.

Sebelumnya, Korea Selatan mengumumkan perjanjian dengan Korea Utara untuk mengadakan pembicaraan tingkat tinggi antar-Korea tentang langkah-langkah untuk menghasilkan denuklirisasi di Semenanjung Korea. (ARN)

About ArrahmahNews (16626 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Diprovokasi, Pyongyang Ancam Batalkan Pembicaraan Damai Korut-Korsel – ArrahmahNews
  2. Trump Batalkan Rencana Pertemuan dengan Kim Jong-Un – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: