News Ticker

Memalukan, Kader Wanita PKS Selingkuh dengan Sesama Anggota DPRD

PKS Kader PKS

PURWOREJO – Seorang kader PKS Peremmpuan asal Kabupaten Purworejo dipecat usai diduga melakukan tindak asusila. Wanita anggota dari fraksi PKS DPRD Purworejo berinisial DS ini dilaporkan oleh suaminya berselingkuh dengan pria lain sesama anggota DPRD.

Baca: Kubu Fahri Hamzah Bongkar 6 Dosa Kader PKS, Ada Tifatul Sembiring dan LHI

Perbuatan perempuan yang juga anggota Fraksi PKS DPRD Purworejo itu dinilai sudah keterlaluan. Ketua DPD PKS Purworejo Reko Budiyono menjelaskan, kasus ini terungkap setelah suami DS dan anaknya datang ke Badan Kehormatan (BK) DPRD.

Mereka melaporkan perbuatan DS yang diduga telah berselingkuh dengan pria lain sesama anggota DPRD. “Seseorang sampai dilaporkan oleh suami dan anaknya sendiri berarti telah melakukan tindakan yang sangat memalukan.

Baca: Anggap Teror Rekayasa, Markas PKS Digeruduk Massa

Tidak mungkin, suami dan anaknya sampai melaporkan kalau tidak keterlaluan sekali,” ujar Reko, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu (19/5/2018). Oleh karena itu, pihaknya perlu bersikap tegas dengan memberhentikan yang bersangkutan dari keanggotaan PKS. Perbuatan DS dianggap telah mencemarkan nama baik keluarga, masyarakat, partai, dan kelembagaan DPRD. “Secara aturan (pemberhentian) ini akan menggugurkan hak keanggotaannya di DPRD. Kenapa kami berhentikan, karena yang bersangkutan tidak bersedia mengundurkan diri dari DPRD,” tegas Reko.

DPD PKS Purworejo telah membentuk tim untuk menangani kasus ini. Sementara dari hasil klarifikasi yang dilakukan oleh internal partai terhadap DS, yang bersangkutan mengakui perbuatannya dan mengaku khilaf. Meski sudah minta maaf, proses pemberhentian tetap dilakukan. “Proses itu sedang kita lakukan, insya Allah dalam waktu dekat akan clear,” imbuhnya.

Baca: Teriak Usir Aseng, Politisi PKS Justru Terima Suap 11 Milyar dari Aseng

Reko menyatakan, persoalan ini menjadi pembelajaran berharga bagi PKS agar kedepan partainya bisa lebih baik. Penjaringan bakal calon anggota Dewan (BCAD) akan diperketat supaya kejadian serupa tidak terulang kembali. “Mekanisme penjaringan bakal calon anggota Dewan sebisa mungkin menghasilkan anggota Dewan yang berintegritas dan bermoral baik,” tuturnya. Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Purworejo, Thohari, belum dapat mengkonfirmasi terkait persoalan ini. “Karena masih suasana puasa, saya sampaikan kalau sudah nggak puasa, minta maaf sekali,” kata dia. (ARN)

Sumber: Berbagai Media

About ArrahmahNews (14988 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. 21 Mei, Faisal Assegaf Akan Laporkan Para Petinggi PKS ke Polda Metro – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: