News Ticker

Nasib Putra Mahkota Saudi Tak Jelas, Muncul Seruan Penggulingan Raja Salman

BERLIN – Seorang pangeran Saudi yang dianggap sebagai pemberontak, telah meminta paman-pamannya untuk menggulingkan Raja Salman dan mengambil alih negara.

Pangeran Khaled bin Farhan menyerukan hal ini kepada Pangeran Ahmed bin Abdulaziz dan Pangeran Muqrin bin Abdulaziz, yang masih berada di garis takhta, serta mengatakan bahwa kerusakan yang terjadi pada keluarga kerajaan dan kerajaan Saudi sendiri oleh aturan “tidak menentu, bodoh dan tolol” Salman telah melampaui titik yang tidak bisa kembali.

Baca: Masih Menghilang, Putra Mahkota Saudi Tak Hadiri Upacara Kelulusan Akademi Militer

Dalam sebuah wawancara dengan Middle East Eye dan diterbitkan Senin (21/05), Pangeran Khaled, yang diberikan suaka politik di Jerman pada tahun 2013, mengatakan bahwa Ahmed dan Muqrin harus menyatukan barisan maka “99 persen dari anggota keluarga kerajaan, dinas keamanan dan tentara akan berdiri di belakang mereka ”.

“Saya menggunakan kesempatan ini untuk memohon kepada paman saya, Ahmed dan Muqrin, yang adalah putra-putra Abdulaziz… untuk melakukan sesuatu guna mengubah hal-hal menjadi lebih baik’

Pangeran Khaled adalah anggota jauh dari keluarga kerajaan Saudi. Tapi Riyadh sensitif terhadap setiap anggota yang keluar dari barisan bagaimanapun jauhnya dia dari garis suksesi, dan telah mencoba untuk menariknya kembali.

Pangeran mengatakan bahwa pernyataan terbaru oleh Mamduh bin Abdulaziz, salah satu saudara tertua Raja Salman yang masih hidup, menunjukkan kebencian yang lebih luas dalam keluarga secara keseluruhan.

Baca: Spekulasi Kematian Mohammed Bin Salman Semakin Menguat

“Ada begitu banyak kemarahan di dalam keluarga kerajaan,” kata Pangeran Khlaed, “Saya mengambil informasi ini dan memohon kepada paman saya, Ahmed dan Muqrin, yang adalah putra-putra Abdulaziz dan berpendidikan tinggi, fasih dan mampu mengubah hal-hal untuk lebih baik. Saya dapat mengatakan bahwa kita semua berada di belakang mereka dan mendukung mereka.”

“Ahmed Abdulaziz, mantan deputi menteri dalam negeri dan menteri dalam negeri, memiliki dukungan dari bagian penting pasukan keamanan dan suku-suku,” kata pangeran Khaled. Sedang Muqrin bin Abdulaziz awalnya ditunjuk menjadi putra mahkota oleh saudara laki-lakinya Raja Salman, sebelum kemudian dipecat dan digantikan oleh Muhammad bin Nayef pada bulan April 2015, dimana pada gilirannya Bin Nayef digantikan oleh Muhammad bin Salman yang saat ini keberadaannya dipertanyakan, pada Juni 2017.

Pangeran Khaled mengatakan ia telah menerima sejumlah besar email dari orang-orang di kepolisian dan tentara yang mendukung seruannya. “Saya menganggap bahwa mereka ingin, bukannya menuntut, kepada Pangeran Ahmed bin Abdulaziz untuk mengambil inisiatif guna mengubah situasi saat ini.”

Misteri atas tembakan istana

Seruan untuk kudeta datang karena misteri berlanjut tentang rentetan tembakan yang terdengar di luar istana raja Ouja di Riyadh pada bulan April. Penjelasan resmi kerajaan adalah bahwa penjaga keamanan telah menembak jatuh “sebuah drone mainan”.

Baca: Pengeran Mahkota Mohammed bin Salman Kemungkinan Dibunuh

Namun blogger Saudi yang tidak disebutkan namanya, Mujtahidd, mengatakan bahwa istana telah diserang oleh senjata berat yang dipasang di dua SUV, di mana enam staf keamanan dan dua penyerang tewas.

Sejak saat itu, Pangeran Mahkota Saudi yang kontroversial, Muhammad Bin Salman tidak terlihat di depan umum hingga saat ini, menguatkan dugaan bahwa ia telah terluka atau terbunuh dalam insiden tersebut.

Perlu dicatat, tidak ada laporan media yang menunjukkan pertemuan Bin Salman dalam kunjungan Sekretaris Negara AS Mike Pompeo ke Riyadh pada 28 April lalu.

Selama tinggal di Riyadh, media Saudi menerbitkan gambar pertemuan Pompeo dengan Raja Salman dan Menteri Luar Negeri Adel al-Jubeir, tapi tak ada gambar-gambar pertemuannya dengan Bin Salman. Padahal sebelumnya outlet yang dikelola negara itu biasa menerbitkan gambar pertemuan di Riyadh antara bin Salman dan mantan sekretaris negara AS Rex Tillerson atau pejabat penting AS lainnya.

Beberapa hari setelah insiden 21 April, media Saudi menerbitkan rekaman dan gambar bin Salman bertemu dengan beberapa pejabat Saudi dan asing. Tetapi tanggal pertemuan tidak dapat diverifikasi, sehingga rilis video dapat diartikan hanya bertujuan untuk menghilangkan rumor tentang kondisi bin Salman.

Tidak jelas apakah hilangnya Bin Salman disebabkan oleh alasan-alasan seperti dia merasa terancam atau dia benar-benar terluka dalam insiden tersebut. (ARN)

About ArrahmahNews (15874 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Sumber AS-Saudi Konfirmasi Putra Mahkota Saudi Alami Luka Tembak – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: