News Ticker

Situasi Provinsi Pendudukan Saudi “Aden” Terus Memburuk

ADEN – Selama lima hari terakhir, penduduk sipil di provinsi Aden di pesisir Yaman tidak memperoleh layanan medis di di Rumah Sakit Persahabatan, sebagai akibat dari protes yang dilangsungkan oleh para staf di dalam rumah sakit tersebut. Demonstrasi dilakukan sebagai akibat dari serangan terhadap staf rumah sakit oleh penjaga keamanan yang seharusnya bertanggung jawab melindungi rumah sakit.

Menurut sumber setempat, pada akhir pekan lalu, unsur-unsur tak dikenal menyerbu rumah sakit setelah salah seorang dokter memperlambat operasi pemindahan seorang kerabat dari kelompok bersenjata dari rumah sakit Jerman ke Rumah Sakit Persahabatan tersebut.

Baca: Serangan Besar-besaran Milisi Dukungan UEA ke Aden

Sumber menambahkan bahwa Dr. Ahmed Bahala dan Dr. Nahla Arishi adalah korban dari kelompok bersenjata ini, di mana Dr. Bahala baru saja meninggalkan tempat setelah ia selesai dengan pekerjaannya, dua tentara dari rumah sakit dan penjaga keamanan menangkapnya, memukulinya, menembaknya, lalu mereka menyerangnya secara fisik.

Kejadian ini menyebabkan staf medis untuk menangguhkan pekerjaan mereka sampai elemen-elemen bersenjata yang menyerang staf medis serta menyerang rumah sakit dan stafnya ditangkap.

Baca: Bentrokan Saudi-UEA Kembali Meningkat di Aden

Menurut laporan Yemen Extra pada Senin (21/05), Provinsi selatan yang diduduki Saudi-UAE, Aden, menyaksikan kekacauan keamanan menakutkan yang terus meningkat menyusul serangan dan pembunuhan terhadap warga sipil serta lembaga medis. Yang terbaru dari kejahatan teroris ini adalah kematian dekan Fakultas Kedokteran di Universitas Aden, Najat Muqbel, di rumahnya oleh orang-orang bersenjata yang tidak dikenal. (ARN)

About ArrahmahNews (16629 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: