News Ticker

Lagi, Crane Jatuh di Masjidil Haram, 1 Orang Terluka

Masjidil Haram Masjidil Haram

MEKKAH – Sebuah crane kembali jatuh di dekat Masjidil Haram, kota suci Mekah, Arab Saudi, hingga membuat satu orang terluka, dan meningkatkan kekhawatiran baru tentang keselamatan peziarah yang mengunjungi situs suci itu dari seluruh dunia.

Baca: Tragedi Mina dan Mekkah Hasil Kompetisi Perebutan Tahta Dua Pangeran Saudi

Insiden pada hari Minggu terjadi di bulan Ramadan, bulan paling suci bagi umat Islam, ketika Masjid Agung adalah salah satu tempat paling ramai di dunia, dengan puluhan ribu melakukan ritual Umrah atau berdoa di sana.

The Saudi Press Agency mengutip para pejabat yang mengatakan bahwa kecelakaan itu terjadi di tempat kerja dekat masjid, jauh dari jalan para jamaah dan pengunjung.

Disebutkan overloading dari mesin sebagai penyebab insiden di mana lengan crane jatuh di lokasi konstruksi. Kecelakaan itu menghidupkan kembali kenangan pahit dari keruntuhan crane di Masjidil Haram pada tahun 2015, yang menyebabkan setidaknya 107 jamaah tewas dan lebih dari 230 lainnya terluka.

Baca: HEBOH! Pengadilan Saudi Batalkan Ganti Rugi untuk Korban Crane

Peristiwa itu memaksa Binladen Group menghentikan proyek perluasan di kompleks masjid selama dua tahun. Binladin Group dipilih kembali untuk melanjutkan ekspansi Masjidil Haram dua tahun setelah kecelakaan crane yang mematikan.

Sementara itu, pengadilan di Mekkah telah memberikan keputusannya terkait pemberian uang ganti rugi untuk korban insiden yang menewaskan 108 orang itu. Pengadilan telah membebaskan 13 pegawai Binladen Group, perusahaan yang bertanggungjawab atas pengoperasian crane yang roboh di Masjidil Haram tersebut.

Baca: Penghasilan Bisnis Ibadah Haji Saudi Turun Drastis

Sebelumnya, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud telah memerintahkan agar kompensasi diberikan pada korban insiden tersebut. Raja Salman sempat menjanjikan akan memberikan dana santunan sebesar Rp 3,8 miliar untuk korban meninggal dan Rp 1,8 miliar untuk korban cedera, namun hingga saat ini santunan itu belum dibayarkan kepada para korban. (ARN)

About ArrahmahNews (14988 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: