News Ticker

Polisi Tangkap Pegawai PLN yang Danai Teroris, Ini Kata Bos PLN

Ilustrasi Teroris Ilustrasi Teroris

JAKARTA – Akhirnya Pegawai PT PLN (Persero) yang berinisial D ditangkap polisi lantaran diduga mendanai aksi teroris. Merespons peristiwa ini, PLN telah menonaktifkan pegawai tersebut.

Baca: Empat Teroris Penyerang Mapolda Riau Tewas Ditembak

“Sudah dinonjobkan dulu sementara,” kata Direktur Utama PLN Sofyan Basir di Serang, Banten, Kamis (24/5/2018).

Sofyan mengatakan pegawainya belum mendapat tindakan tegas hukum dari kepolisian atas dugaan mendanai teroris. Oleh sebab itu sikap direksi adalah menonaktifkannya sebagai pegawai.

Baca: Denny Siregar Ungkap Jejak Pilot Radikal ‘Tengku Said Irfan Assegaf’

“Belum dari polisinya belum. Tapi dari kita sudah,” kata Sofyan singkat kepada wartawan saat berkunjung ke Tanara, Serang.

Sebelumnya, polisi menyebut bahwa dua terduga teroris Hery Hartanto (37) dan Hengki Satria (39) ditangkap di Palembang saat pulang dari Jakarta. Kedua orang terduga teroris ini mengaku mendapatkan ongkos dari pegawai BUMN berinisial D.

Baca: Ansor Desak Pemerintah Kikis Virus Intoleransi di Berbagai Instansi

“Kata mereka, dapat ongkos dari seorang pegawai PLN di Riau berinisial D. Sampai saat ini masih kami dalami dan kordinasi dengan PPATK untuk mengetahui apakah itu dana pribadi atau tidak,” kata Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain di Mapolda Sumsel, Rabu (16/5/2018). (ARN)

Sumber: Kompas

About ArrahmahNews (15049 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Pegawai PLN yang Diduga Danai Teroris di Nonjobkan – Epicentrum

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: