NewsTicker

Sayyed Houthi Peringatkan Niat Jahat Organisasi Internasional terhadap Yaman

SANA’A – Pemimpin revolusi Yaman Sayyed Abdulmalek Badr Al-Din Al-Houthi pada hari Jumat memperingatkan tentang kegiatan oleh beberapa organisasi internasional yang ia gambarkan sebagai, “operasi di bawah judul yang menipu, tetapi bertujuan untuk menghancurkan.”

Sayyed Al-Houthi, dalam ceramah Ramadhan hariannya yang disiarkan oleh saluran televisi Almasirah pada Jumat malam (01/06), menyatakan bahwa “Zionis tidak menerima Negara Arab atau Islam mana pun untuk menjadi kuat dengan cara yang dapat mengancam superioritas militer mereka.”

“Bangsa kita memiliki hak untuk memiliki kekuatan sehingga dapat melindungi dirinya dari ancaman militer asing,” katanya.

Baca: Sayyed Houthi Peringatkan Saudi Untuk Berpikir Ulang Mengenai Agresinya di Yaman

Ia juga menjelaskan bahwa organisasi-organisasi yang sama juga secara tidak langsung telah memaksa rakyat Palestina pasrah pada situasi mereka tanpa melakukan perlawanan.

“Setelah semua ketidakadilan yang diderita oleh orang-orang Palestina dari pasukan Israel, organisasi-organisasi semacam itu bekerja untuk melatih orang-orang Palestina agar menerima situasi mereka,” katanya.

“Organisasi-organisasi semacam itu juga bekerja untuk mencoreng citra gerakan-gerakan perlawanan di Lebanon dan Palestina dan untuk menggambarkan mereka sebagai gerakan-gerakan kekerasan,” jelasnya menekankan.

Baca: Houthi: Semakin Saudi Lanjutkan Perang, Semakin Kuat Kemampuan Militer Yaman

“Mengapa organisasi-organisasi ini tidak bekerja untuk membujuk Amerika Serikat, Negara-negara Barat atau Israel misalnya untuk meninggalkan kekerasan dan senjata terlarang internasional?” ujarnya mempertanyakan sistem solusi konflik yang diusung Barat dan organisasi Internasional yang selalu merugikan pihak korban. (ARN)

1 Comment on Sayyed Houthi Peringatkan Niat Jahat Organisasi Internasional terhadap Yaman

  1. Saudi merusak daerah yang telah mendapat berkah dari do Rasulullah. Dengan demikian, siapa yang kurang kerjaan bahkan menentang apa yang disukai Rasulullah SAW. Endingnya, sangat dimungkinkan Saudi kena sial terus-menerus, shg berakhir dengan kebangkrutan dalam segela sektor, kmudian ditinggalkan para sekutunya. Inilah yang menyebabkan musuh Islam yang akan menghancurkan Ka’bah di akhir zaman mendapat peluang melancarkan aksinya. Ka’bah pun roboh, sebagai tanda semakin dekatnya kiamat…

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: