News Ticker

Politisi Kurdi: AS Ingin Militer Saudi, UEA, dan Yordania Hadir di Suriah

SURIAH – Gelo Iso, Ketum Partai Demokrat Kurdi Suriah, mengatakan kepada Sputnik, bahwa perwakilan negara-negara Arab yang diajak oleh AS untuk negosiasi dengan suku-suku di Suriah, yaitu Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Yordania, menyatakan kesediaan mereka untuk berpartisipasi dalam membangun kembali kota-kota Suriah, terutama Raqqa.

Tetapi AS menginginkan lebih dari sekedar pendanaan dari negara-negara Arab untuk memulihkan Suriah – Washington menginginkan tiga negara bagian itu untuk memperkuat kehadiran militer mereka di utara Suriah, Iso menambahkan.

Menurut dia, Washington ingin mengalihkan tanggung jawab untuk wilayah yang dihuni oleh Wahabi ekstrim kepada mereka, tetapi negara-negara Arab ragu-ragu untuk memberikan jawaban afirmatif, karena mereka merasa itu mungkin perangkap dari AS.

BacaArab Saudi dan NATO Bahas Penyebaran Pasukan di Suriah.

“Mesir, Arab Saudi, Yordania, UEA ingin menciptakan kekuatan koalisi Arab di Suriah utara, tetapi ada beberapa faktor yang membuat mereka mengabaikan keputusan ini. Faktor kuncinya adalah kemungkinan reaksi dari Turki, Rusia dan Iran, yang mungkin mengikuti, jika pasukan Arab mengerahkan pasukan mereka ke Suriah,” kata politisi itu.

Iso mengklaim bahwa masih belum ada kejelasan terkait rencana negara-negara Arab dan sejauh ini mereka hanya siap untuk menyediakan bantuan kemanusiaan ke Suriah.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan pendapat bahwa AS tidak boleh menjadi satu-satunya yang menanggung beban apa yang terjadi di Timur Tengah dan negara-negara Arab lainnya juga harus berpartisipasi. [ARN]

About ArrahmahNews (16654 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Politisi Kurdi: AS Ingin Militer Saudi, UEA, dan Yordania Hadir di Suriah

  1. Master puppet // Jun 8, 2018 at 2:05 pm // Balas

    Yh perlu kehadiran tentara Arab ya, di palestina , bukan di suriah , emang Ada apa di suriah , dasar amerika budak zionis

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: