News Ticker

Sayyed Houthi: Pendukung Al-Aqsha harus Jadi Musuh dari Musuh-musuh Al-Aqsha

SANA’A – Pemimpin Revolusi Yaman, Sayyed Abdulmalik al-Houthi, mengatakan pada hari Kamis (07/06) bahwa konflik yang terjadi di wilayah Islam dan Arab adalah konflik atas kendali pemikiran manusia.

“Kekuatan invasi AS dan Zionis serta sekutu-sekutu mereka dari beberapa negara bagian di kawasan berusaha untuk mengendalikan masyarakat kawasan dengan menjinakkan mereka dan mempengaruhi pemikiran mereka,” kata Sayyed al-Houthi dalam pidato yang disampaikannya pada malam Hari Internasional Al-Quds (Yerusalem).

Al-Houthi menyeru rakyat Yaman untuk berpartisipasi dalam unjuk rasa yang akan diadakan pada hari Jum’at (08/06) di ibukota Sanaa dan di kota Hudaydah untuk menandai Hari Al-Quds dan memperbarui janji untuk membebaskan Masjid Al-Aqsa dari musuh-musuhnya.

Dalam pidatonya, Sayyed al-Houthi menggarisbawahi bahwa Hari Al-Quds adalah hari kesadaran.

“Pendukung Al-Aqsa harus menjadi musuh dari musuh-musuh Al-Aqsa”, kata al-Houthi.

Ia menambahkan bahwa Hari Al-Quds mengekspos rezim-rezim pengkhianat, dimana yang berada di garis depan adalah rezim Saudi dan UEA.

“Media negara-negara Teluk ‘meluncurkan kampanye distorsi sistematis terhadap poros perlawanan,” kata Sayyed al-Houti.
Ia menyeru rakyat Yaman dan warga Arab dan Muslim yang merdeka untuk mendukung kekuatan-kekuatan perlawanan, yang pada puncaknya ditempati Partai Hizbullah Lebanon, secara politis dan kultural.

“Rezim Saudi dan UEA membayar miliaran dolar untuk membiayai hasutan, dan ratusan miliar kepada Departemen Keuangan AS sebagai imbalan atas penghinaan dan permusuhan terhadap orang-orang Palestina,” ujar al-Houthi menambahkan. (ARN)

About ArrahmahNews (15046 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. 280.000 Warga Palestina Sholat Jum’at di Al-Aqsha – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: