News Ticker

Diancam Saudi, Qatar: Era Hukum Rimba Sudah Berakhir

MOSKOW – Qatar mengecam ancaman militer Saudi terhadap tetangganya di Teluk Persia itu jika Doha membeli sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia.

Reaksi oleh Duta Besar Qatar untuk Moskow Fahad bin Mohammed al-Attiyah ini diungkap setelah laporan bahwa Raja Saudi Salman telah mengancam aksi militer “untuk menghilangkan sistem pertahanan ini.”

Baca: Qatar: Saudi Ciptakan Kekacauan di Kawasan

“Kami telah mendengar pernyataan seperti itu di media dunia, tetapi kami di Qatar menegaskan kembali prinsip kedaulatan sebuah negara, yaitu hak mereka untuk membela diri, dan untuk masuk ke dalam kesepakatan yang sah dengan negara lain,” kata Attiyah kepada Sputnik, Minggu (10/06).

Dunia tidak lagi hidup di “era hukum rimba yang berdasarkan ancaman,” tambah duta besar tersebut.

Sementara itu seorang anggota parlemen senior Rusia mengatakan pekan lalu bahwa niat Moskow untuk menjual Doha sistem pertahanan udara tidak akan terpengaruh dengan ancaman Saudi.

Baca: Saudi Ancam Serang Qatar jika Doha Beli S-400 Rusia

Aleksei Kondratyev, wakil ketua komite senat Rusia pada pertahanan dan keamanan, menduga bahwa Riyadh “mungkin telah ditekan oleh Washington untuk menghindarkan AS dari kehilangan pasar senjata regional yang menguntungkan.”

Riyadh sendiri telah menandatangani kontrak dengan Moskow untuk membeli sistem S-400. Kedua belah pihak menandatangani kesepakatan dalam perjalanan Raja Salman selama empat hari ke ibukota Rusia pada Maret 2017. (ARN)

About ArrahmahNews (16668 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Qatar Ajukan Tuntutan atas UEA di Pengadilan Tinggi PBB atas Pelanggaran HAM – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: