News Ticker

Qatar Ajukan Tuntutan atas UEA di Pengadilan Tinggi PBB atas Pelanggaran HAM

DOHA – Qatar telah mengajukan tuntutan terhadap Uni Emirat Arab (UEA) di pengadilan tertinggi PBB, atas pelanggaran hak asasi manusia di tengah boikot yang diberlakukan oleh blok negara Arab yang dipimpin Saudi.

Kasus yang diajukan ke Pengadilan Internasional yang bermarkas di Den Haag, pada hari Senin, menuduh Abu Dhabi melakukan “diskriminasi terhadap warga Qatar,” dengan mengeluarkan keputusan mengusir warga negara Qatar, memblokir Doha dari mengakses wilayah udara dan masalah lainnya, yang berasal dari perselisihan diplomatik yang sedang berlangsung.

BacaQatar: Saudi Ciptakan Kekacauan di Kawasan.

“Sebagaimana dinyatakan secara rinci dalam tuntutan Qatar ke Mahkamah Internasional, UEA memimpin tindakan-tindakan ini, yang memiliki dampak menghancurkan terhadap hak asasi manusia Qatar dan penduduk Qatar,” kata pemerintah Qatar dalam sebuah pernyataan.

Kantor Berita Qatar (QNA) juga mengungkapkan bahwa pejabat UEA telah berpartisipasi dalam kampanye media online dalam skala penuh untuk melawan Qatar, dan secara langsung menghasut kebencian terhadap negara Teluk Persia.

“Uni Emirat Arab dengan sengaja mendiskriminasikan warga Qatar atas dasar kebangsaan mereka, yang mengakibatkan pelanggaran hak asasi manusia yang serius,” kata Menteri Luar Negeri Qatar Mohammad bin Abdulrahman Al Thani.

BacaDiancam Saudi, Qatar: Era Hukum Rimba Sudah Berakhir.

“Pelaporan hari ini adalah langkah pertama dalam mengakhiri pelanggaran-pelanggaran dan untuk memulihkan hak-hak dasar dari bangsa Qatar yang dirugikan oleh tindakan UEA,” tambahnya.

Pemerintah Qatar meminta pengadilan yang bermarkas di Den Haag untuk menekan UEA memberikan ganti rugi, termasuk kompensasi, tetapi menolak memberikan rincian lebih lanjut tentang jumlah yang mungkin mereka inginkan.

Menteri Negara Urusan Luar Negeri UEA Anwar Gargash menepis klaim Qatar dalam sebuah posting di Twitter sebagai “kebohongan.” [ARN]

About ArrahmahNews (15874 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: