News Ticker

Gus Yaqut: Apa yang Sudah Dilakukan Fadli Zon dan HNW untuk Palestina?

JAKARTA – Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Yaqut Cholil Qoumas tak mempersoalkan kritik Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon dan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) kepada Katib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya yang hadir dalam Forum Global Yahudi Amerika, Yerusalem.

Yaqut justru mempertanyakan langkah apa yang telah dilakukan Fadli dan Hidayat Nur Wahid dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Ia pun meminta Fadli dan Hidayat Nur Wahid untuk membuktikan kritiknya dengan melakukan tindakan nyata.

“Nah kita tanya balik tuh Fadli Zon, Hidayat Nur Wahid sudah melakukan apa? Paling teriak-teriak di pinggir jalan, kalau enggak nge-twit. Tidak melakukan sesuatu,” kata Yaqut kepada CNNIndonesia.com, Selasa (12/6).

BacaKiai Said: Kunjungan Gus Yahya ke Israel Tak Terkait dengan PBNU.

“Jadi kami terima saja silakan dikritik, tapi konsisten dong, harus konsekuen gitu. Yang ngritik ini juga melakukan sesuatu, jangan ngomong gombal tok,” tuturnya yang juga adik kandung Gus Yahya.

Menurut Yaqut, Gus Yahya dalam dialog tersebut menyampaikan pesan kemanuasiaan kepada dunia. Namun, kata Yaqut apa yang ingin disampaikan Gus Yahya dalam dialog tersebut adalah bagian kecil dari upaya memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

“Meskipun cuma kecil efeknya, ini adalah bagian dari perjuangan untuk memerdekakan Palestina, saudara-saudara kita di Palestina,” ujarnya.

Yaqut lantas mengibaratkan Gus Yahya seperti lilin yang merelakan dirinya habis terbakar untuk menerangi sekitar. Ia tak ambil pusing dengan perundungan yang diterima Gus Yahya dengan memilih hadir di tengah memanasnya Israel dan Palestina.

Yaqut meyakini anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu tidak akan berpihak kepada Israel dalam menyelesaikan konflik dengan Palestina. Menurutnya, Gus Yahya sudah menyatakan dengan jelas dukungannya terhadap kemerdekaan Palestina.

BacaDituduh Gerindra, Nuruzzaman: Saya Mundur karena Pernyataan Fadli Zon.

“Yang dibawa ke sana itu misinya, misi memerdekakan Palestina. Meskipun soal hasil kan semua orang belum tau, karena ini masih berproses,” katanya.

Lebih lanjut, putra Muhammad Cholil Bisri itu menyebut kehadiran Gus Yahya memenuhi undangan Forum Yahudi Amerika di Israel atas nama pribadi. Langkah itu, kata Yaqut juga sebagai ikhtiar Gus Yahya dalam meneruskan perjuangan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur mewujudkan perdamaian Israel dan Palestina.

“Karena yang saya tahu, Gus Yahya ini merasa bahwa ada perjuangan Gus Dur yang harus diteruskan dalam misi perjuangan perdamaian Israel-Palestina, dan sekarang dia punya kesempatan untuk itu,” ujarnya. [ARN]

About ArrahmahNews (15798 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: