News Ticker

Putra Mahkota UEA Otak Dibalik Serangan ke Hudaydah

HUDAYDAH – Putra Mahkota Abu Dhabi, Mohammed bin Zayed, telah bertemu Abed Rabbo Mansour Hadi dan memaksanya untuk menerima siasat koalisi AS-Saudi untuk melancarkan operasi militer ke Pantai Barat Yaman, terutama di provinsi Hudaydah.

Situs web Middle East Eye melaporkan bahwa UEA memaksa Hadi agar setuju untuk menyerang Hudaydah, meskipun pada awalnya Hadi sedikit menentang.

Situs web tersebut yang mengutip dari sumber mengatakan bahwa Arab Saudi telah mengatur pertemuan antara Hadi dan Putra Mahkota Abu Dhabi di UAE, “di mana Hadi kemudiaan tunduk pada tuntutan UEA”.

Baca: Houthi Tepis Kabar Jatuhnya Bandara Hudaydah ke Pasukan Koalisi

Pengakuan sumber yang dikutip MEE ini selaras dengan pernyataan yang pernah diungkap Abdulmalik al-Houthi, pemimpin gerakan Houthi (Ansharallah), yang mengatakan, “Keputusan menyerang Yaman, pantai barat, telah diambil dan diadopsi oleh Amerika Serikat, dan bahwa Saudi mencoba untuk melenyapkan kebebasan Yaman.”

Pemimpin Houthi itu menekankan bahwa adalah hak rakyat Yaman untuk membela negara mereka.

Hudaydah adalah kota pelabuhan strategis yang menjadi faktor penting pendukung kehidupan lebih dari 20 juta warga Yaman.

“Pelabuhan tersebut menjadi pintu masuk setidaknya 70 persen dari semua impor ke Yaman,” Suze van Meegen, penasihat perlindungan dan advokasi Dewan Pengungsi Norwegia, mengatakan kepada AFP.

Baca: Pesan Idul Fitri Presiden Al-Mashat: Keteguhan Bangsa Yaman Gagalkan Siasat Musuh

Menurut para pejabat Yaman, Koalisi pimpinan AS-Saudi telah lama berkeinginan untuk merebut kontrol pelabuhan tersebut dari tangan pasukan gabungan Yaman. Namun mantan utusan khusus PBB untuk Yaman, Ismail Ould Cheik, memperingatkan agar tidak menyerang kota pelabuhan di atas potensi konsekuensi bencana ke Yaman.

Martin Griffiths, utusan khusus baru untuk Yaman, juga menggemakan keprihatinan yang sama atas serangan terhadap Hudaydah di Dewan Keamanan PBB pekan ini.

Sementara itu, surat kabar Inggris Guardian mengungkap bahwa lampu hijau telah diberikan oleh AS kepada koalisi Saudi untuk perang melawan Yaman di Hudaydah.

Surat kabar itu mengatakan dalam sebuah laporan tentang serangan terhadap Hudaydah “tampaknya bahwa tekanan pada UEA untuk menyetujui gencatan senjata tidak memiliki banyak pengaruh, dan pemerintah AS tidak mau merusak hubungan dengan putra mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman terhadap masalah yang sangat penting bagi Riyadh tersebut. ” (ARN)

About ArrahmahNews (15441 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Putra Mahkota UEA Otak Dibalik Serangan ke Hudaydah

  1. kasih rudal langsung ke uea biar mereka menarik pasukan mereka.

1 Trackback / Pingback

  1. Blokade dan Serangan ke Hodeidah untuk Kepentingan Nasional Inggris! – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: