Iklan
News Ticker

Rusia Seru Penghentian Cepat Semua Sanksi atas Korut

MOSKOW – Kementerian Luar Negeri Rusia menyerukan penghentian cepat semua sanksi sepihak terhadap Korea Utara mengingat kesepakatan baru-baru ini yang telah dicapai antara Pyongyang dan Washington.

“Kami yakin bahwa modifikasi sanksi Dewan Keamanan PBB terhadap Korea Utara dapat dan harus menjadi salah satu komponen paling penting dari normalisasi di kawasan itu,” kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, Jumat (15/06).

Baca: Pompeo: AS Tidak Akan Cabut Sanksi atas Korut Sebelum Denuklirisasi

Korea Utara telah terkena sejumlah besar sanksi PBB yang melumpuhkan sejak 2006 atas uji coba nuklir serta peluncuran roket dan rudalnya. Pyongyang sebelumnya teguh membela program militernya sebagai alat pencegah terhadap kebijakan bermusuhan dari AS dan sekutu regionalnya, termasuk Korea Selatan dan Jepang.

Pada bulan Desember 2017, Dewan Keamanan dengan suara bulat mendukung pemberian sanksi baru pada Pyongyang setelah uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM).

Pada 12 Juni, Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menandatangani dokumen komprehensif menyusul pertemuan bersejarah antara keduanya di Singapura.

Baca: Analis: Korut Seharusnya Tidak Percayai AS

Menurut dokumen itu, Korea Utara menegaskan kembali komitmennya untuk bekerja “menuju denuklirisasi penuh Semenanjung Korea,” kata-kata yang luas yang dapat berarti denuklirisasi bertahap sebagai imbalan atas sejumlah komitmen potensial Amerika.

Namun, tidak ada kata apapun mengenai komitmen semacam itu oleh Amerika Serikat, termasuk tentang penghapusan sanksi keras terhadap Korea Utara dan jaminan keamanan yang sebelumnya dituntut Pyongyang sebagai syarat untuk denuklirisasi. (ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: