News Ticker

Pasukan Yaman Tangkap 160 Tentara Bayaran Saudi di Hodeidah

SANA’A – Pasukan militer Yaman berhasil menangkap 160 tentara bayaran koalisi pimpinan Saudi di pantai barat, terhitung hingga Sabtu kemarin. Ali al-Emad, seorang anggota biro politik Ansharullah, mengatakan hal ini pada Minggu (17/06) kepada saluran TV Al-Mayadeen.

“Para tahanan dipindahkan ke tempat-tempat diluar kota Hudaydah untuk melindungi mereka dari pengeboman udara yang tidak bersahabat,” ujar al-Emad menambahkan.

Baca: Situasi di Hodeidah dalam 24 Jam Terakhir!

Pernyataan itu muncul setelah pasukan militer Yaman mengumumkan bahwa mereka masih mengendalikan kota Hudaydah secara penuh, dan saat ini tengah berjuang melawan pengepungan pasukan koalisi yang dipimpin Saudi, yang mencoba menyerang beberapa wilayah di kota itu.

Arab Saudi dan sekutu regionalnya, menyerang Yaman sejak Maret 2015 untuk mengembalikan kekuasaan kepada presiden terguling Yaman, Abdrabbuh Mansour Hadi. Koalisi Saudi dengan didukung AS, Inggris dan Prancis baru-baru ini melancarkan serangan besar-besaran untuk merebut Pelabuhan Al Hudaydah Yaman di Laut Merah. Pelabuhan tersebut adalah pintu masuk utama impor makanan dan bantuan kemanusiaan ke negara yang dilanda perang tersebut.

Baca: Houthi: Gagal Rebut Hodeida, Koalisi Saudi Lancarkan Perang Psikologis

Sejak Maret 2015, Arab Saudi dan beberapa sekutu Arabnya telah melakukan serangan udara mematikan dan tidak pandang bulu terhadap warga sipil di Yaman. Lebih dari 600.000 warga Yaman, termasuk ribuan wanita dan anak-anak, telah kehilangan nyawa atau terluka dalam agresi Saudi yang mematikan tersebut. (ARN)

About ArrahmahNews (16322 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Dalam 6 Hari Lebih dari 44 Kendaraan Militer Koalisi Saudi Dihancurkan di Hodeida – ArrahmahNews
  2. 4 Elemen Paling Berbahaya Milisi Koalisi Ditangkap Pasukan Yaman di Al-Bayda – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: