News Ticker

Taliban Afghanistan Tak Ingin Perpanjang Gencatan Senjata Pasca Serangan Bom

NANGARHAR – Juru bicara Taliban Afghanistan, Zabihullah Mujahid, mengatakan bahwa kelompok itu tidak memiliki niat untuk memperpanjang gencatan senjata yang baru-baru ini diumumkan setelah pemboman bunuh diri menghantam sebuah pertemuan orang-orang Afghanistan dan pejuang Taliban di negara yang dilanda krisis tersebut.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, Mujahid menggambarkan serangan itu “mencurigakan” dan menyerukan kepada semua anggota Taliban untuk mempertahankan posisi mereka di seluruh negeri.

Baca: Kabul Umumkan Gencatan Senjata dengan Thaliban untuk Idul Fitri

Militer Afghanistan dan militan Taliban sepakat untuk gencatan senjata tanpa syarat di akhir Ramadan. Itu dilakukan demi memperingati Idulfitri, hari raya untuk umat Muslim.

Namun, gencatan senjata itu rusak setelah seorang pembom pada hari Minggu menargetkan pertemuan anggota Thaliban yang merayakan gencatan senjata tiga hari bertepatan dengan hari raya Idul Fitri.

Mujahid menekankan bahwa tidak ada anggota Taliban yang diperbolehkan mundur dari posisinya.

Tidak ada yang segera mengklaim serangan itu, tetapi kemungkinan serangan itu dilakukan oleh Daesh (ISIS), yang tidak termasuk dalam gencatan senjata dan telah bentrok dengan Thaliban di masa lalu.

Baca: Dalam Suasana Lebaran ISIS Ledakkan Bom di Afghanistan, 26 Orang Tewas

Kemudian kelompok teror itu mengatakan dalam situs web Amaq, bahwa mereka telah melakukan serangan pada hari Sabtu dengan menargetkan “pengumpulan pasukan Afghanistan” di Nangarhar, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Setelah serangan itu, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengumumkan perpanjangan sembilan hari gencatan senjata. (ARN)

About ArrahmahNews (16322 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Bom Kembali Hantam Afghanistan, 32 Orang Tewas – ArrahmahNews
  2. Tiga Tentara NATO Tewas di Afghanistan – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: