News Ticker

Iran, Turki, Rusia Mulai Pembicaraan Damai Suriah di Jenewa

JENEWA – Perwakilan dari Iran, Rusia, dan Turki bertemu di Jenewa pada hari Selasa (19/06)untuk membahas pembentukan komite yang ditugaskan untuk menyusun konstitusi baru Suriah.

Anggota oposisi Suriah juga telah tiba di kota di Swiss itu, di mana para pejabat dari tiga negara yang bertindak sebagai penjamin gencatan senjata di negara yang dilanda perang itu bertemu di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Saya tidak berharap, mari kita jujur, sebuah terobosan besar, tetapi saya yakin kemajuan itu mungkin,” kata utusan PBB untuk Suriah Staffan de Mistura dalam sebuah pernyataan kepada pers sebelum pertemuan sebagaimana dikutip Al Jazeera.

“Ada sesuatu yang bergerak ke arah itu dan kita perlu memanfaatkannya.”

Pertemuan di Jenewa itu menindaklanjuti perjanjian yang ditandatangani pada Kongres Dialog Nasional Suriah di Sochi, Rusia, pada bulan Januari, yang pernyataan akhirnya menyerukan pembentukan komisi konstitusional yang terdiri dari anggota pemerintah, oposisi dan masyarakat sipil Suriah.

Pembentukan komite konstitusi akan menjadi langkah pertama dalam penyelesaian konflik politik sebagaimana diamanatkan oleh Resolusi Dewan Keamanan 2254.

“Selain pemerintah dan oposisi, penting bagi para independen, masyarakat sipil, para ahli, dan juga para wanita, dan seperti yang kalian ketahui, kami sangat merekomendasikan setidaknya 30 persen wanita, semuanya mendapatkan tempat mereka di komite konstitusi ini. Kami harus memiliki proses inklusif, “kata De Mistura.

“Saya ingin berdiskusi dengan Iran, Rusia, dan Turki mengenai beberapa pemikiran awal, dan mendengar pandangan mereka sendiri, tentang bagaimana Pernyataan Akhir Sochi dapat diberikan.”

De Mistura mengatakan bahwa pemerintah Suriah telah menyampaikan kepadanya daftar 50 nama. De Mistura mengatakan upaya serius sedang dilakukan untuk membuat daftar dari pihak oposisi.

Utusan PBB menyerukan pertemuan Jenewa setelah mengakhiri putaran konsultasi yang membawanya ke Turki, Iran dan Mesir untuk membahas bagaimana mempercepat proses untuk pembentukan komite konstitusi.

Alexander Lavrentyev, utusan presiden Rusia untuk Suriah, dan Wakil Menteri Luar Negeri Sergey Vershinin menghadiri pertemuan sbagai pihak dari Rusia.

Sedat Onal, wakil wakil menteri luar negeri Turki, dan Hossein Jaberi Ansari, asisten khusus menteri luar negeri Iran untuk urusan politik, juga menghadiri pertemuan tersebut. (ARN)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: