News Ticker

Sayyed Houthi: Kami Menyambut Pengawasan PBB atas Pelabuhan Hodeida, Tapi Mereka Pembohong

SANA’A – Pemimpin Revolusi Yaman, Sayyed Abdulmalik al-Houthi, pada hari Rabu (20/06) mengatakan bahwa dirinya telah menawarkan kepada utusan PBB, Martin Griffiths, dalam kunjungannya baru-baru ini ke Sana’a untuk menempatkan pelabuhan Hodeidah di bawah pengawasan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Kami menyambut peran pengawasan, baik teknis dan logistik dari PBB di pelabuhan Hodeidah, tetapi mereka adalah pembohong, mereka hanya membuat pembenaran tak berdasar,” ujar Sayyed al-Houthi dalam pidatonya kepada bangsa Yaman, yang disiarkan oleh TV satelit Al-Masirah.

Baca: Abdulmalik Houthi: Kepayahan di Hodeida, Koalisi Saudi Lancarkan Serangan Media

Pemimpin gerakan Ansarullah itu bersumpah untuk melawan agresi koalisi yang dipimpin Saudi. Ia menegaskan bahwa “Inggris, Perancis dan negara-negara Eropa lainnya yang terlibat dalam mendukung serangan koalisi juga akan menghadapi perlawanan juga.”

“Serangan militer asing di pantai barat tidak dimulai sejak enam hari yang lalu seperti yang diklaim media-media koalisi, tetapi telah dimulai lebih dari dua tahun yang lalu.”

Sayyed al-Houthi menambahkan bahwa pasukan agresi telah memobilisasi semua upaya, uang dan senjata mereka untuk pertempuran pantai barat dan faktor geografis juga telah membantu mereka untuk menang di garis pantai, karena merupakan daerah terbuka.

Baca: Analis: Saudi-UEA Lancarkan Perang Psikologis di Hodeida

Namun demikian pasukan koalisi tetap menderita kerugian besar dalam pertempuran dan kehilangan pemimpin militer mereka, termasuk perwira senior Saudi, Emirat, Amerika dan Israel, yang merupakan bagian dari pasukan “Blackwater”.

“Pertempuran belum berhenti selama 32 bulan di pantai barat dari daerah Bab al-Mandab sampai periode terakhir di daerah Duraihmi dan al-Dawar,” kata al-Houthi.

Ia menegaskan bahwa pertempuran yang akan datang akan lebih sulit dan menyakitkan bagi pasukan agresi.

“Wilayah pantai yang luas masih bebas di bawah kendali rakyat, tentara dan komite-komite rakyat,” kata Sayyed al-Houthi. (ARN)

About ArrahmahNews (15461 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: