News Ticker

Israel Marah Pangeran William Sebut Yerusalem Timur sebagai Wilayah Pendudukan

YERUSALEM – Menteri Israel Urusan Yerusalem, Zeev Elkin, sangat marah ketika Pangeran Inggris William menyebut Yerusalem Timur sebagai tanah pendudukan, ia mengklaim bahwa seluruh Yerusalem telah menjadi ibu kota Yahudi selama 3.000 tahun.

Situs berita Israel, Ynet News melaporkan bahwa Pangeran William, yang rencananya akan tiba di wilayah itu pada Senin (25/06), akan mengunjungi Kota Tua Yerusalem yang diduduki sebagai bagian dari tur Palestinanya.

Baca: Pemimpin Spiritual Iran Sebut Yerusalem Akan Dibebaskan

Situs berita Israel itu mengatakan bahwa Elkin sangat marah dengan pernyataan resmi Istana Kensington yang mengatakan: “Program di Wilayah Pendudukan Palestina akan dimulai dengan briefing singkat tentang sejarah dan geografi Kota Tua Yerusalem dari sudut pandang di Bukit Zaitun.”

Di halaman Facebook-nya, Elkin menulis: “Sangat disesalkan bahwa Inggris memilih untuk mempolitisasi kunjungan Kerajaan. Yerusalem Bersatu telah menjadi ibu kota Israel selama lebih dari 3.000 tahun dan tidak ada kata-kata miring dari siaran pers resmi yang akan mengubah realitas itu. Saya mengharapkan staf pangeran untuk memperbaiki distorsi ini. “

Baca: Ratusan Ribu Warga Yaman Gelar Demo Kutuk Pembukaan Kedubes AS di Yerusalem

Pangeran William dan Istana Kensington belum mengumumkan tempat-tempat yang akan dikunjungi dalam perjalanan itu, tetapi sumber informasi mengatakan kepada situs berita Israel bahwa ia akan mengunjungi Masjid Al-Aqsha, Gereja Makam Suci, Gereja Santo Yohanes Pembaptis dan Dinding Al-Buraq (Barat).

Yerusalem Timur dianggap sebagai wilayah pndudukan oleh hukum internasional. (ARN)

About ArrahmahNews (16322 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Israel Marah Pangeran William Sebut Yerusalem Timur sebagai Wilayah Pendudukan

  1. Cinta PANCASILA // Jun 25, 2018 at 7:23 pm // Balas

    memang pendudukan .. israel negara tidak jelas. cuman amerika yg mengakuinya

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: