Iklan
News Ticker

Persatuan Ulama Tunisia: Saudi Gunakan Uang Haji untuk Bantai Muslimin di Negara Lain

RIYADH – Persatuan Imam Tunisia menyerukan kepada Mufti Agung negara Afrika Utara itu untuk mengeluarkan fatwa (perintah agama) yang mencegah warga Tunisia melakukan ziarah haji akhir tahun ini, karena rezim Saudi menggunakan pendapatan haji untuk membiayai perangnya untuk memerangi negara-negara Muslim.

“Rezim Riyadh menghabiskan pendapatan haji untuk membantai muslimin,” ungkap serikat tersebut dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan media setempat dan dikutip MEMO.

Baca: Saudi KEJAM dan Tak Hormati Jamaah Haji, Muslim Al-Jazair Boikot Haji

Para ulama itu juga meminta Mufti Agung Tunisia Othman Battikh untuk mengeluarkan fatwa untuk membatalkan perjalanan warga negara itu ke Arab Saudi untuk Haji pada bulan September.

Sekretaris Jenderal Persatuan Imam Tunisia, Fadhel Ashour mengatakan, “Lebih baik menghabiskan uang ini untuk memperbaiki kondisi rakyat Tunisia.”

Menteri Agama Tunisia, Ahmed Adhoum, sebelumnya telah mengumumkan bahwa ada 236.000 aplikasi haji tahun ini.

Ia menjelaskan bahwa jumlah peziarah Tunisia pada tahun 2018 meningkat menjadi 10.892 dibandingkan dengan 10.374 pada tahun 2017.

Baca: Qatar-Saudi saling Tuding Politisasi Haji

Pernyataan itu muncul menyusul serangan besar-besaran yang dilakukan Arab Saudi terhadap Yaman baru-baru ini di Hodeida yang merupakan pintu masuk utama impor kebutuhan pokok dan bantuan bagi warga sipilnya. Serangan Hodeida ini terjadi setelah tiga tahun lebih Arab Saudi gagal memenangkan perangnya atas Yaman. (ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: