Iklan
News Ticker

Pemimpin Iran: Barat Pembela HAM Palsu yang Tidak Tahu Malu

TEHERAN – Pemimpin Revolusi Islam Ayatullah Seyyed Ali Khamenei dengan keras mengecam negara-negara Barat karena berpura-pura mengadvokasi hak asasi manusia sementara dalam kenyataannya mendukung kelompok-kelompok teroris dan aksi-aksi teror, menyebut mereka pembela HAM palsu yang tidak tahu malu.

Dihadapan staf Pengadilan Iran dalam sebuah pertemuan di Teheran pada hari Rabu (27/06), Ayatollah Khamenei mencontohkan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh Amerika Serikat di berbagai belahan dunia serta kejahatan Prancis dan Inggris selama beberapa dekade terakhir yang terjadi di Afrika dan anak benua India.

Pemimpin Iran itu menambahkan bahwa dukungan Barat selama beberapa tahun terakhir untuk kelompok teror Daesh di Suriah dan kekejaman yang dilakukan di Myanmar serta di tempat-tempat lain “adalah indikasi kebohongan berulang dari para pembela hak asasi manusia palsu yang tidak tahu malu itu.”

Ayatollah Khamenei mengatakan bahwa ketika menyoal hak asasi manusia, sebenarnya Republik Islam berdiri di posisi pembela hak asasi manusia yang sebenarnya sebagai lawan dari “para penjahat Barat yang jahat.”

Pemimpin Iran itu juga menyatakan kepuasannya dengan kerja Pengadilan dalam memulihkan hak bangsa Iran dalam menghadapi kekuatan penindasan.

Secara terpisah, Ayatollah Khamenei menyarankan para pejabat pengadilan untuk bekerja sama dengan pemerintah guna menyelesaikan masalah ekonomi negara.

“Kebohongan korupsi sistemik “

Pemimpin Iran tersebut juga mengkritik orang-orang tertentu yang berusaha menciptakan kesan di antara masyarakat bahwa ada “korupsi sistemik” dalam lembaga-lembaga negara Iran.

Korupsi memang ada di sejumlah perusahaan pemerintah dan komersial, “tetapi keberadaan korupsi sistemik tidak benar,” katanya, menambahkan, “Kesan salah ini seharusnya tidak diperbolehkan mempengaruhi opini publik.”

Ayatollah Khamenei lebih lanjut menyatakan bahwa musuh-musuh asing dan unsur-unsur tertentu di dalam negeri yang tidak jelas telah menjadikan Pengadilan sebagai target propaganda dan tekanan media yang paling parah.

Untuk secara efektif menghadapi kampanye propaganda besar-besaran ini, Pemimpin menyarankan, sistem peradilan perlu mengembangkan sayap media yang kuat dan terampil. (ARN)

Iklan

1 Trackback / Pingback

  1. Ayatullah Khamenei: AS Mati-matian Berusaha Pecah Belah Bangsa Iran – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: