News Ticker

Ansarullah Tolak Laporan Media Tentang Pengawasan PBB di Pelabuhan Hodeida

HODEIDA – Juru bicara resmi Ansarullah, Mohammad Abdul Salam, menolak klaim saluran berita al-Jazeera yang menyebut bahwa gerakan itu telah setuju dengan pengawasan PBB di pelabuhan strategis al-Hodeidah.

Abdul Salam membuat pernyataan itu setelah Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Martin Griffiths, yang dikutip oleh al-Jazeera dimana dalam pertemuan dengan mantan Presiden Yaman yang buron, Mansour Hadi, pada hari Rabu ia mengatakan bahwa Ansarullah telah setuju dengan pengawasan PBB atas al-Hodeida.

“Griffiths bukan juru bicara kami, tetapi sementara itu dia tidak pernah mengeluarkan pernyataan apa pun tentang dugaan semacam itu,” kata Abdul Salam kepada FNA, Rabu (27/06).

Baca: Komandan AL AS; Arab Saudi Tak Mampu Kalahkan Houthi Ansarullah

Awal bulan ini, pasukan yang didukung Saudi memulai serangan habis-habisan untuk merebut Hodeidah, di mana sebagian besar bantuan kemanusiaan internasional memasuki Yaman yang dilanda perang. Arab Saudi dan sekutunya juga telah menempatkan embargo habis-habisan di terminal perbatasan Yaman lainnya.

Serangan itu, bagaimanapun, gagal mencapai tujuannya, berkat perlawanan tegas yang dilaksanakan oleh pasukan Yaman dan pejuang Ansarullah dalam mempertahankan kota.

Sementara itu, puluhan ribu warga Yaman telah meninggalkan Hodeidah dan berdesakan di tempat penampungan sementara di ibukota, Sana’a. Kota-kota Yaman seperti Sana’a sedang mempersiapkan lebih banyak tempat penampungan bagi orang-orang yang datang dari wilayah pantai Barat dan memiliki kebutuhan mendesak untuk bantuan kemanusiaan. (ARN)

About ArrahmahNews (16289 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: