News Ticker

Tak Mampu Kalahkan Houthi, UEA Hentikan Kampanye Militer di Hodeida

HODEIDA – Uni Emirat Arab telah mengumumkan jeda dalam kampanye militer berminggu-minggu di Hodeida di tengah laporan bahwa koalisi yang dipimpin Saudi menghadapi perlawanan keras pasukan Houthi Yaman.

Dalam sebuah postingan di akun Twitter-nya pada hari Minggu, Menteri Negara Urusan Luar Negeri UEA, Anwar Gargash mengatakan bahwa penghentian serangan dimaksudkan untuk memberikan kesempatan bagi upaya-upaya PBB yang ditujukan untuk menyelesaikan konflik.

BacaHouthi: Keteguhan Bangsa Yaman akan Berdampak Positif Bagi Seluruh Kawasan.

“Kami menyambut upaya berkelanjutan oleh utusan khusus PBB, Martin Griffiths, untuk penarikan pasukan Houthi tanpa syarat dari kota Hodeida dan pelabuhan,” katanya.

“Kami telah menghentikan kampanye kami untuk memungkinkan cukup waktu agar opsi ini sepenuhnya dieksplorasi. Kami berharap dia akan berhasil.”

Didukung oleh serangan udara yang dipimpin Saudi, pasukan Emirat dan militan yang setia kepada mantan presiden Yaman sebelumnya melancarkan serangan ke Hodeida pada 13 Juni, meski ada peringatan bahwa eskalasi akan menambah parah krisis kemanusiaan negara itu.

Sementara, Malaysia mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka telah menarik pasukannya keluar dari koalisi militer Saudi yang telah membom Yaman selama tiga tahun terakhir.

BacaGagal Kuasai Hodeida, Koalisi Sebut Serangan untuk Paksa Houthi Berunding.

“Kabinet membuat keputusan (untuk membawa tentara pulang) minggu lalu. Kami sedang menunggu persiapan yang dilakukan oleh Angkatan Bersenjata,” Menteri Pertahanan Malaysia Mohamad Sabu mengatakan.

Houthi dan pasukan sekutu telah berhasil menimbulkan kerugian besar pada para penjajah.

Utusan PBB untuk Yaman Martin Griffiths pada hari Kamis menyatakan harapan bahwa putaran baru perundingan perdamaian antara pihak-pihak yang berseteru di negara itu dapat dimulai pada bulan ini.

Utusan PBB itu mengatakan bahwa pihak-pihak yang berperang telah mengumumkan kesiapan untuk terlibat dalam prakarsa perdamaian yang diperbarui.

“Kedua belah pihak telah menegaskan kepada saya kesediaan mereka untuk datang ke meja perundingan. Saya pikir sudah lama terlambat bahwa itu harus terjadi. Sudah sekitar dua tahun sejak pembicaraan terakhir Yaman,” kata Griffiths dalam sebuah wawancara. [ARN]

About ArrahmahNews (16303 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Tidak Sanggup Kalahkan Houthi, UEA Hentikan Kampanye Angkatan bersenjata di Hodeida - ISLAM INSTITUTE
  2. Houthi: Klaim Penghentian Serangan ke Hodeida Upaya UEA Tutupi Kegagalan – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: