Iklan
News Ticker

SAA Lanjutkan Operasi Militer di Dara’a Setelah Gagalnya Pembicaraan Damai

DARA’A – Tentara Suriah melanjutkan operasi militer di daerah-daerah yang masih tersisa di bawah pendudukan teroris di Dara’a setelah pembicaraan damai gagal.

Sumber yang berafiliasi dengan teroris melaporkan pada hari Kamis (05/07) bahwa putaran keempat pembicaraan Rusia untuk perjanjian damai yang telah dimulai pada hari Rabu di wilayah Basri al-Sham di Dara’a Timur telah gagal.

Mereka menambahkan bahwa para teroris di wilayah itu tidak menerima permintaan Rusia untuk meletakkan senjata mereka.

Sementara itu, para teroris berada di kota-kota Dara’a al-Balad dan al-Na’emeh, menyerang daerah pemukiman di kota Dara’a dan kota Da’el dengan tembakan artileri.

Baca: Keberhasilan Tentara Suriah di Dara’a, Picu Perpecahan di Kalangan Teroris

Sebagai tanggapan, tentara Suriah meluncurkan serangan artileri dan rudal terhadap posisi para teroris dan bergerak di kota al-Na’emeh dan wilayah kantor pabean lama di dekat Dara’a al-Balad, menghancurkan beberapa benteng kaum militan dan membunuh sejumlah besar dari mereka.

Sumber-sumber lapangan juga melaporkan bahwa tentara Suriah telah menargetkan garis depan para teroris di bagian selatan Dara’a dengan serangan besar setelah pembicaraan damai dengan teroris gagal.

Dalam perkembangan yang relevan pada hari Rabu, orang-orang di Suriah Selatan berdemonstrasi menentang teroris ketika pasukan tentara Suriah melanjutkan kemajuan mereka di provinsi Dara’a dan bergerak menuju jalan Nasib di perbatasan dengan Yordania.

Penduduk sipil di berbagai distrik di kota Nawa turun ke jalan dan mengibarkan bendera pemerintah, menyerukan pengusiran para teroris dari wilayah mereka.

Baca: 1000 Militan Serahkan Diri dalam 24 Jam Terakhir di Dara’a

Sementara itu, orang-orang militer menyerbu posisi para teroris di Timur Laut kota al-Tayebeh di Dara’a Selatan.

Juga, unit-unit artileri dan rudal melancarkan serangan besar pada posisi dan gerakan teroris di daerah al-Tayereh, Tal al-Saman dan Tafas di Dara’a Barat, menimbulkan kerugian besar bagi para teroris.

Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa tentara berencana untuk menguasai al-Tayebeh untuk mencapai wilayah Um al-Mayadin dan bergerak menuju perbatasan Nasib melalui jalan raya internasional. (ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: