News Ticker

Pemimpin Houthi: Arab Saudi dan UEA Jalankan Agenda AS di Timur Tengah

YAMAN – Pemimpin Houthi Ansarullah Yaman mengatakan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) akan berusaha keras untuk melanjutkan agenda pemerintahan AS di Timur Tengah, dan menyenangkan tuan mereka.

Di hadapan pendukungnya melalui siaran televisi dari ibu kota Yaman Sana’a pada Jumat sore, Abdul-Malik Badreddin al-Houthi menyatakan bahwa Riyadh dan rezim Abu Dhabi sedang berjuang dengan meningkatkan krisis ekonomi dengan menuangkan sejumlah besar uang ke dalam kantong-kantong negarawan AS (untuk persenjataan dan bantuan militer).

Badreddin al-Houthi juga memperingatkan bahwa Amerika Serikat dan Israel melakukan yang terbaik untuk membawa semua aspek kehidupan Yaman di bawah kendali mereka, dan menekankan bahwa penghinaan mutlak menunggu bangsa Yaman jika sampai mereka menyerah pada siasat kekuatan para arogan.

“Musuh mencoba mengalihkan bangsa kita dari jalan yang benar. Mereka berusaha mengubah Yaman menjadi sebuah masyarakat yang penuh dengan masalah, penyakit dan tak bermoral,” kata pemimpin Ansarullah tersebut.

Dia menggarisbawahi bahwa tidak ada masyarakat Muslim yang akan tunduk kepada AS dan rezim Tel Aviv kecuali jauh dari ajaran dan etika Islam.

“Musuh ingin memisahkan kita dari prinsip-prinsip Islam yang sejati, dan kemudian menyajikan kepada kita versi agama yang sudah terdistorsi. Mereka ingin mendistorsi Islam karena versi aslinya dengan tegas menolak menyerah kepada agresor. Apa pun yang dilakukan musuh adalah semata-mata untuk membawa bangsa Yaman menjauh dari Islam sejati,” kata Houthi.

Pemimpin Ansarullah melanjutkan dengan mengatakan bahwa Arab Saudi dan UEA mengikuti jejak AS dan Israel mengenai konspirasi terhadap Islam.

“Yaman berada di bawah serangan gencar oleh kampanye pengeboman dan perang propaganda yang dipimpin Saudi. Kita perlu menumbuhkan kesadaran di antara lapisan masyarakat Yaman, dan mempromosikan budaya Quran,” ujarnya.

Houthi juga menyatakan bahwa Washington dan rezim Tel Aviv cenderung mencap siapa saja yang berdiri melawan keinginan mereka sebagai “pemberontak.”

“Musuh menyasar semua aspek kehidupan kita. Kita harus dengan kuat melawan agresi habis-habisan mereka. Musuh ingin kita mengenali rezim despotik yang dipasang oleh AS dan Israel. Tujuan utama dari perang yang dipimpin Saudi di Yaman adalah untuk mengendalikan kita. Satu-satunya pilihan kami adalah melawan agresor,” kata pemimpin Ansarullah.

Dia menekankan bahwa bangsa Yaman berhak atas kebebasan dan kemerdekaan, dan tidak menerima dominasi dan hegemoni pihak manapun.

“Agresor mengeluarkan semua upaya mereka untuk menguasai provinsi pesisir Hodeida, tetapi dihadapkan dengan perlawanan rakyat yang gagah berani. Mereka gagal dalam serangan mereka. Kita perlu merekrut lebih banyak petarung dalam upaya untuk mengubah Hodeida menjadi kuburan musuh,” Abdul-Malik Badreddin al-Houthi menegaskan. [ARN]

About ArrahmahNews (15440 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Pemimpin Houthi: Arab Saudi dan UEA Jalankan Agenda AS di Timur Tengah - Islam Institute

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: