News Ticker

Zarif: Kesepakatan Nuklir Tetap Sebuah Kesuksesan Meski Tanpa AS

TEHERAN – Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa perjanjian nuklir bersejarah yang ditandatangani Teheran dengan kelompok negara P5 + 1 pada 2015 masih merupakan “kemenangan diplomasi multilateral” bahkan setelah penarikan AS dari perjanjian tersebut.

Zarif membuat pernyataan itu dalam sebuah postingan di akun Twitter resminya pada hari Sabtu (14/07) pada kesempatan ulang tahun ketiga kesimpulan dari kesepakatan nuklir yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA).

Baca: Zarif: Dunia Harus Bangkit Lawan ‘Bullying’ AS

“Sementara kami tahu AS tidak dapat dipercaya untuk menjaga kata-katanya, sebagaimana kini diketahui oleh sekutu-sekutunya, JCPOA membuktikan bahwa unilateralisme beracun dari pemerintahan Trump itu berarti mereka tidak dapat diandalkan untuk menghormati kesepakatan apa pun,” kata diplomat top Iran itu.

Presiden Donald Trump mengumumkan pada 8 Mei bahwa Washington berjalan menjauh dari perjanjian nuklir dan bahwa ia berencana untuk mengembalikan sanksi nuklir AS pada Iran dan memberlakukan larangan ekonomi “tingkat tertinggi” terhadap Republik Islam tersebut.

Di bawah JCPOA, Iran melakukan pembatasan program nuklirnya dengan imbalan penghapusan sanksi terkait nuklir yang diberlakukan terhadap Teheran.

Baca: Zarif: Pengunduran Diri AS dari Perjanjian Nuklir Ilegal

Sejak Presiden AS menarik Washington keluar dari kesepakatan nuklir, negara-negara Eropa telah berebut untuk memastikan bahwa Iran mendapat cukup manfaat ekonomi guna membujuknya agar tetap dalam kesepakatan itu. Pihak-pihak yang tersisa telah bersumpah untuk tetap dalam perjanjian.

Zarif, salah satu perancang pakta nuklir tersebut, mengkritik tindakan sepihak oleh pemerintahan Trump. (ARN)

About ArrahmahNews (15825 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: