News Ticker

Parlemen Israel Cabut Wewenang Netanyahu Untuk Nyatakan Perang

TEL AVIV – Parlemen Israel (Knesset) membatalkan undang-undang yang disahkan awal tahun ini, yang akan memungkinkan perdana menteri rezim dan menteri urusan militer untuk menyatakan perang atas pertimbangan mereka sendiri.

Para anggota parlemen pada hari Selasa (17/08) membatalkan UU yang telah disahkan Knesset pada akhir April, dengan 77:16 suara.

Amandemen hukum yang disahkan pada bulan April itu akan memungkinkan duo (PM dan Menteri Militer) untuk melupakan persetujuan penuh kabinet untuk memerintahkan perang atau operasi militer besar yang dapat menyebabkan perang.

Baca: Israel Loloskan RUU yang Dapat Mengusir Warga Palestina dari Jerusalem

UU itu juga akan memungkinkan mereka mengambil keputusan seperti itu dalam “keadaan ekstrem,” tanpa merinci syarat-syaratnya.

Klausul yang telah menggantikannya, sekarang mengatakan bahwa keputusan semacam itu harus dibuat atas persetujuan parlemen.

Anggota parlemen Ofer Shelah dari partai Yesh Atid memuji pemungutan suara hari Selasa itu dengan mengatakan bahwa “tidak dapat dibayangkan bahwa keputusan untuk berperang bisa berada di tangan satu orang, tanpa konsultasi dengan anggota kabinet.”

Baca: Menjijikan! Demi Uang, 500 Tentara Israel Terjebak dalam Prostitusi

Rezim Israel memiliki sejarah panjang dalam memerangi dan menduduki negara-negara berdaulat.

Rezim tersebut, di bawah pimpinan Perdana Menteri yang kejam Benjamin Netanyahu, telah meningkatkan serangannya terhadap Jalur Gaza ke skala yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak perang terakhirnya melawan wilayah Palestina yang diblokade Tel Aviv pada 2014.

Tel Aviv juga telah melakukan serangan udara sporadis terhadap Suriah dalam apa yang secara luas dipandang sebagai upaya untuk mendukung kelompok-kelompok teror yang beroperasi melawan pemerintah Damaskus.

Israel, sementara itu, mengancam Lebanon dengan serangan militer baru dalam beberapa bulan terakhir. (ARN)

About ArrahmahNews (16682 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: