News Ticker

Rudal Yaman Serang Bandara Arab Saudi di Jizan

JIZAN – Pasukan militer Yaman telah menembakkan rudal balistik buatan dalam negeri pada target ekonomi strategis di wilayah perbatasan barat daya Arab Saudi, Jizan, sebagai pembalasan atas kampanye militer rezim Riyadh yang menghancurkan negara mereka yang miskin.

“Pasukan rudal militer Yaman, hari ini (Kamis), menembakkan rudal balistik, Badr1, ke bandara Jizan, yang juga dikenal sebagai Bandara King Abdullah bin Abdulaziz,” ujar sumber dalam pasukan rudal kepada YemenExtra.

Baca: Unit Rudal Yaman Rilis Video Peluncur Rudal Balistik Bawah Tanah

Mereka juga meluncurkan sebuah rudal jarak pendek ke sebuah pertemuan para milisi bayaran koalisi Saudi, yang setia kepada mantan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi, di daerah provinsi pesisir barat negara, Hodeidah.

Penargetan bandara Jizan dilaksanakan kurang dari sehari setelah militer Angkatan Udara Yaman melaksanakan misi pemboman kilang Aramco di ibukota Saudi Riyadh dengan menggunakan drone jarak jauh, Sammad 2.

Pasukan rudal pada hari Selasa sebelumnya juga meluncurkan rudal balistik, Badr1, ke kota ekonomi Saudi, di Jizan.

Para pejabat Saudi yang akrab dengan masalah tersebut mengatakan bahwa pihak berwenang kerajaan menutup bandara internasional di provinsi Jizan setelah serangan rudal Yaman tersebut.

Baca: HEBAT! Tentara Yaman Kuasai Sejumlah Posisi Militer dan Desa Saudi di Jizan

Koalisi Saudi telah menyerang Yaman sejak Maret 2015 untuk mengembalikan kekuasaan kepada Mansour Hadi, sekutu dekat Riyadh. Sejauh ini agresi telah menewaskan dan melukai 600.000 warga Yaman, termasuk perempuan dan anak-anak.

Terlepas dari klaim Riyadh bahwa mereka membom posisi para pejuang Ansarullah, pada kenyataannya kampanye pemboman Saudi selalu meluluh lantakkan area pemukiman dan infrastruktur sipil.

Menurut beberapa laporan, kampanye udara pimpinan Saudi terhadap Yaman telah mendorong negara miskin menuju bencana kemanusiaan, karena kampanye mematikan koalisi itu juga mencegah pasien dari bepergian ke luar negeri untuk pengobatan dan memblokir masuknya obat ke negara yang dilanda perang.

Krisis Yaman adalah krisis kemanusiaan terbesar di dunia dengan lebih dari 22 juta orang yang memerlukan bantuan. (ARN)

About ArrahmahNews (16668 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: