NewsTicker

Ahed Tamimi Tinggalkan Penjara Israel

TEPI BARAT – Remaja Palestina Ahed Tamimi meninggalkan penjara Israel pada hari Minggu (28/07) setelah menjalani hukuman selama delapan bulan karena menampar dua tentara Israel, dimana adegan tamparan yang terekam itu kemudian menjadi viral dan membuatnya menjadi simbol perlawanan bagi warga Palestina.

Assaf Librati, seorang juru bicara dinas penjara mengatakan kepada AFP bahwa Tamimi, 17 tahun, dan ibunya, yang juga dipenjarakan atas insiden itu, sedang dibawa oleh otoritas Israel dari penjara di dalam Israel ke pos pemeriksaan yang menuju ke wilayah pendudukan Tepi Barat di mana mereka tinggal.

Baca: Israel Vonis Ahed Tamimi 8 Bulan Penjara

“Mereka baru saja meninggalkan penjara,” kata Librati. Mereka diperkirakan telah tiba di pos pemeriksaan dekat kota Tulkarm di Tepi Barat Palestina.

Keduanya dijatuhi hukuman delapan bulan di pengadilan militer Israel menyusul insiden Desember yang dikatakan keluarga Tamimi terjadi di pekarangan mereka di Nabi Saleh di Tepi Barat.

Video itu menjadi viral, membuat orang-orang Palestina melihatnya sebagai pahlawan yang berdiri menentang pendudukan Israel.

Baca: PBB Kecam Israel atas Pelanggaran Hak Anak dalam Kasus Ahed Tamimi

Tamimi ditangkap pada dini hari tanggal 19 Desember, empat hari setelah insiden itu. Ia berumur 16 tahun saat itu. Ibunya Nariman juga ditangkap, begitu juha sepupunya, Nour. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: