Arab Saudi

Milisi Bayaran Saudi Perkosa Bocah 6 Tahun di Hadramout

MUKALLA – Milisi bayaran Saudi menyerang dan memperkosa secara brutal seorang anak berusia enam tahun di kota Mukalla di provinsi Hadramout sehingga membuatnya berada dalam kondisi kesehatan yang kritis saat ini.

Sumber lokal di kota Mukalla mengatakan kepada Yemen Extra pada Sabtu (21/07) bahwa seorang pemuda telah memperkosa seorang bocah 6 tahun secara brutal, menambahkan bahwa pemuda itu berhasil melarikan diri ke tujuan yang tidak diketahui setelah melakukan kejahatan moral yang mengerikan terhadap anak itu.

Sumber itu menunjukkan bahwa insiden mengerikan ini menimbulkan kemarahan besar di antara orang-orang di kota Mukalla, yang menegaskan bahwa mimpi buruk seperti itu telah menimbulkan ketakutan semua orang untuk memperbolehkan gadis-gadis kecil mereka berada di jalanan.

Baca: Militer UEA Culik dan Perkosa Dua Gadis Muda Yaman

Fenomena pemerkosaan telah menyebar sangat luas di daerah-daerah yang dikuasai oleh pasukan koalisi pimpinan Saudi di tengah kekacauan keamanan. Banyak keluarga menyembunyikan kejahatan ini karena mereka takut dipandang tidak terhormat.

Laporan di beberapa surat kabar dan media mencatat 74 kejahatan pemerkosaan terhadap anak-anak, baik anak laki-laki dan perempuan, di sejumlah provinsi timur dan selatan yang diduduki pasukan bayaran Saudi, hanya selama paruh pertama tahun ini.

Di sisi lain, setelah kejahatan terhadap anak 6 tahun tersebut, seorang anak kembali jatuh sebagai korban pelecehan seksual hanya dalam hitungan jam di Lahj.

Baca: Tentara UEA Siksa, Sodomi dan Perkosa Para Tahanan di Penjara Yaman

Sebuah laporan medis mengungkapkan bahwa seorang anak di bawah usia delapan tahun menjadi sasaran pelecehan seksual di daerah pedesaan di distrik Tabn, Provinsi Lahj.

Laporan forensik yang dilaporkan “Aden Time” mengatakan bahwa anak tersebut telah dilecehkan secara seksual.

Sebuah wilayah di distrik Tabn di Provinsi Lahj juga menyaksikan kejahatan perkosaan lainnya terhadap seorang anak yang berusia kurang dari 9 tahun.

Kejahatan perkosaan dan pelecehan seksual terhadap anak-anak telah memprovokasi ketidakpuasan yang meluas di kalangan penduduk, menyerukan hukuman berat terhadap para pelaku, perlindungan dan rehabilitasi korban perkosaan dan pelecehan seksual, serta menyebarkan kampanye kesadaran dan advokasi untuk melindungi dan mempromosikan moralitas publik. (ARN)

Iklan
Comments
To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });
%d blogger menyukai ini: