News Ticker

China Tolak Permintaan AS Hentikan Pembelian Minyak Iran

BEIJING – Menurut laporan Bloomberg, China telah menolak permintaan AS untuk memangkas impor minyak Iran ditengah upaya Washington untuk menurunkan penjualan minyak Republik Islam itu ke nol.

Media berita keuangan itu mengutip dari para pejabat yang mengetahui masalah ini pada hari Jum’at (03/08) mengatakan bahwa AS tidak dapat membujuk China untuk memangkas impor minyak Iran dan bahwa pembelian Beijing dari Teheran bulan lalu tetap tidak berubah.

“Ini adalah pukulan bagi upaya Presiden AS Donald Trump untuk mengisolasi Iran setelah penarikannya dari kesepakatan nuklir 2015 dengan negara itu, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA),” kata mereka.

Baca: Analis: Takkan Ada Negosiasi Sebelum Trump Perlakukan Iran dengan Hormat

“Beijing, bagaimanapun, setuju untuk tidak meningkatkan pembelian minyak mentah Iran,” kata para pejabat yang berbicara dengan syarat anonim tersebut.

Trump secara sepihak menarik AS dari kesepakatan multilateral dengan Iran pada bulan Mei dan mengumumkan rencana untuk menerapkan kembali sanksi-sanksi terhadap Republik Islam itu yang bertujuan untuk menghapuskan pendapatan minyak Teheran.

China, pembeli minyak mentah terbesar di dunia dan pelanggan No. 1 Iran telah mengatakan sebelumnya bahwa mereka menentang sanksi sepihak tersebut dan menolak menghentikan impor minyak bulanan dari negara itu sebesar 26 persen pada bulan Juli.

Baca: Zarif ke AS: Salah Sendiri Mundur dari Kesepakatan Nuklir

Menurut data pelacakan kapal yang disusun oleh Bloomberg Pembelian minyak oleh China menyumbang 35 persen ekspor Iran bulan lalu.

Teheran telah mengatakan jika tidak dapat menjual minyaknya, negara-negara regional lainnya tidak akan dapat melakukannya, memicu spekulasi bahwa Teheran mungkin akan memblokir Selat Hormuz, di mana banyak kargo minyak internasional lewat. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: