News Ticker

Rekaman Ini Tunjukkan Detik-Detik Ledakan Drone Saat Pidato Maduro

VENEZUELA – Sebuah rekaman amatir telah publikasikan di media sosial, yang menunjukkan detik-detik sebuah pesawat tak berawak meledak berkeping-keping di Caracas setelah tampaknya ditembak jatuh oleh militer.

Rekaman itu diposting pada hari Minggu oleh Cesar Guardiola, yang menggambarkan dirinya sebagai penasihat keamanan dan pensiunan militer. Tidak jelas apakah Guardiola merekamnya sendiri atau orang lain.

Dalam rekaman itu terdengar Maduro sedang menyampaikan pidatonya di belakang saat kamera fokus menyorot keberadaan pesawat tak berawak. Drone tersebut kemudian terlihat meledak. Kameramen yang panik sepontan menurunkan kamera, karena orang-orang yang berdiri di dekatnya terdengar panik dan bergegas keluar dari tempat kejadian. Ketika kamera memfokuskan kembali ke langit, tidak ada jejak benda terbang.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informasi Venezuela Jorge Rodriguez mengumumkan bahwa enam orang telah ditahan sehubungan dengan rencana pembunuhan Maduro selama acara peringatan militer pada hari Sabtu. Upaya pembunuhan, menurut Rodrigues, melibatkan tiga drone yang sarat dengan bahan peledak, yang semuanya berhasil diledakkan. Salah satunya meledak tepat di depan podium kepresidenan, sementara yang kedua diledakkan di sebelah kanan peron. Sementara yang ketiga, drone yang sebelumnya dilaporkan tidak meledak di sebelah selatan platform di sekitar gedung, ujarnya.

Maduro telah menyalahkan oposisi ‘ultra-kanan’ dan Kolombia yang mendalangi serangan itu, menurut Rodriguez, telah direncanakan enam bulan lalu.

Presiden juga menuduh bahwa “pemodal dan perencana” dari serangan itu tinggal di negara bagian Florida, AS, dan meminta otoritas Amerika untuk membawa pelaku ke pengadilan.

Para pemimpin beberapa negara Amerika Latin, termasuk sekutu terdekat Venezuela, Nikaragua, dan Bolivia, telah mengutuk serangan itu. Presiden Bolivia Evo Morales menyalahkan Amerika Serikat atas serangan itu.

Moskow mengecam percobaan pembunuhan itu sebagai upaya untuk lebih mengacaukan situasi di Venezuela, yang mengalami krisis ekonomi parah, dan menyebutnya “penggunaan terorisme untuk perjuangan politik.” [ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: