News Ticker

Jasad Pertama yang Kutemukan adalah Jasad Putraku, Ahmad

SA’ADA – Korban terluka dalam tragedi pembantaian anak-anak sekolah oleh Koalisi Arab Saudi di Yaman, yang adalah seorang guru, menuturkan bahwa meski dirinya secara ajaib bisa selamat, namun ibunya meninggal setelah mendengar tentang serangan mengerikan tersebut.

“Saya selamat, namun Ibu saya meninggal,” ujar Hussein Naji, korban terluka dalam serangan koalisi yang menewaskan 51 orang dimana 40 diantaranya adalah anak dibawah usia 10 tahun.

Hussein Naji

Ibunda Huseein Naji, Safia Ali, 50 tahun, meninggal dunia ketika mendengar bahwa anaknya yang adalah seorang guru itu berada diantara korban serangan mengerikan koalisi Saudi ke sebuah bus sekolah di Dahiya, provinsi Sa’ada, Yaman, pada Kamis (09/08) lalu.

Sementara itu, seorang ayah dari salah seorang anak yang tewas dalam serangan brutal itu mengatakan bahwa ia termasuk diantara orang-orang yang pertama memberikan pertolongan pasca serangan, dan yang ia temukan pertama kali adalah putranya, Ahmad.

Ayahanda Ahmad,

“Aku adalah (diantara) reseponden pertama, dan jasad pertama yang kutemukan adalah jasad putraku, Ahmad,” ujarnya sebagaimana dikutip seorang jurnalis Yaman dalam postingan twitternya.

Sebelum ini, sebuah video yang memperlihatkan kegembiraan dan semangat anak-anak sekolah itu saat berada dalam bus sebelum terjadi serangan juga telah beredar.

Koalisi Saudi menargetkan sebuah bus sekolah di daerah Dahiya, provinsi Sa’ada, Yaman pada Kamis (09/08) lalu. Bus itu berisi penuh anak-anak sekolah yang sedang pulang dari perjalanan liburan mereka.

Serangan mengerikan itu menewaskan 51 orang dimana 40 diantaranya adalah anak-anak. Komite Palang Merah Internasional menekankan bahwa kesemua anak korban serangan berada dibawah usia 10 tahun.

Selain mereka yang tewas, 77 korban lainnya mengalami luka-luka. Beberapa korban luka berada dalam kondisi kritis menimbulkan kekhawatiran angka kematian meningkat. (ARN)

About ArrahmahNews (16694 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Jasad Pertama yang Kutemukan ialah Jasad Putraku, Ahmad - Islam Institute

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: