News Ticker

Mantan Diplomat AS: Washington Sekutu Kejahatan Brutal Saudi di Yaman

WASHINGTON DC– Seorang penulis Amerika dan mantan diplomat Washington di Arab Saudi, mengutuk serangan baru-baru ini oleh koalisi Riyadh terhadap warga sipil Yaman dan menyebutnya sebagai “kejahatan terhadap kemanusiaan” serta mengatakan bahwa pemerintah AS, yang memasok Saudi dengan senjata dan informasi penargetan, adalah sekutu penjahat kemanusiaan tersebut.

“Tentu saja, Amerika Serikat, dalam memasok Saudi dengan senjata, informasi penargetan, dan memberikan komando serangan udara di Yaman, telah terlibat dalam kejahatan brutal besar-besaran ini,” ujar Michael Springmann, mantan kepala biro visa Amerika di Arab Saudi, dalam sebuah wawancara dengan Kantor Berita Tasnim, Sabtu (11/08).

Baca: Bukti Tunjukkan Serangan Brutal Saudi ke Bus Sekolah Yaman Gunakan Senjata AS

“Penilaian saya tentang tindakan keterlaluan yang dilakukan oleh Saudi, Emirat, dan sekutu mereka yang lain adalah bahwa mereka paling tepat digambarkan sebagai pembunuh, penjahat perang, dan penjahat kemanusiaan,” ujar Springman.

“Tidak ada alasan untuk menyerang Yaman. Saudi, Emirat, dan yang lain tampaknya ingin mengubah keseimbangan kekuasaan di kawasan, menerapkan kontrol politik dan ekonomi mereka terhadap semua negara, terutama Yaman,” tambahnya.

“Selain itu, mereka berusaha untuk membenarkan tindakan keji mereka dalam membom penduduk sipil, menghancurkan infrastruktur, serta memblokade impor makanan dan obat-obatan yang sangat dibutuhkan dengan menyalahkan Iran. Menurut pemikiran mereka yang bengkok, Iranlah yang berusaha mengendalikan Yaman. Dan karena Iran memperluas pengaruhnya di Semenanjung Arab, itu harus dihentikan.”

Baca: Houthi: Pasukan Ansarullah Miliki Persenjataan Canggih

“Mereka sama sekali tak bisa membuktikan keterlibatan Iran. Dan mereka merendahkan keberanian dan kemampuan orang Yaman sendiri untuk melawan.”

“ Yang mereka klaim misil “Iran” yang ditembakkan pejuang Yaman ke Arab Saudi, pada kenyataannya adalah senjata-senjata Scud milik rezim sebelumnya, yang secara cerdas dirubah dan diperbaiki oleh Houthi.”

Springman kemudian menambahkan bahwa dalam hal ini, pembelaan Amerika sama dengan yang mereka lakukan sebelumnya dalam kejahatan di bekas Republik Yugoslavia.

“Amerika Serikat, dalam serangannya terhadap bekas Republik Yugoslavia, mengklaim memiliki tanggung jawab untuk melindungi orang-orang di sana, sambil membunuh mereka. Usahanya kali ini untuk mendukung Saudi dan lainnya di Yaman adalah sama, membunuh sambil memproklamasikan bahwa hal itu adalah untuk membantu orang-orang Yaman.” (ARN)

Iklan

1 Trackback / Pingback

  1. ICRC Khawatirkan Serangan Berkelanjutan Saudi terhadap Warga Sipil Yaman – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: