News Ticker

Membaca Strategi Kampanye Prabowo-Sandi

JAKARTA – Pasangan Prabowo-Sandi bersama team kampanye resminya jelas tidak akan mungkin menggunakan issue agama atau SARA dalam kampanye. Kalau mereka lakukan kampanye SARA maka akan kena pinalti oleh Bawaslu. Mereka akan focus kepada penyampaian program sosial, ekonomi dan politik yang bersifat populis. Namun mereka juga sadar bahwa issue ini tidak seksi untuk mendongkrat elektabilitas yang kalah jauh dengan Jokowi. Jadi gimana caranya agar bisa nyalip Jokowi ?

Strategi tempur yang dipakai oleh team Prabowo-Sandi adalah membentuk struktur gerilya dengan mengandalkan kepada shadow team yang bukan secara resmi berada dibawah mereka. Ada dua team. Satu team yaitu barisan buruh yang menuntut naiknya upah dan yang menurut mereka Jokowi berpihak kepada neoliberal dan memberikan kesempatan luas kepada TKA mengambil lapangan kerja. Dan satu lagi adalah barisan gerakan Gantipresisden. Dengan issue perjuangan agama menganti presiden yang tidak amanah. Team buruh akan didukung oleh KSPI dan Gerakan gantipresiden oleh AM, yang keduanya adalah underbow PKS. Itu gerakan sayap kanan.

BacaAda Cukong Besar Dibalik Uang 1 Triliun.

Di sayap kiri ada barisan majelis Rasulullah, Forum Umat islam dan FPI yang dibawah komando Partai Demokrat. Tugasnya menjadi kelompok sorak dari Gerakanganti presiden. Kemudian penyerang tengah Prabowo-Sandi melakukan pendekatan kepada kelompok pengusaha yang merasa dirugikan karena bisnisnya tersumbat akibat kebijakan Jokowi. Juga mereka melakukan pendekatan kepada relawan Jokowi yang merasa kecewa dengan terpilihnya Ma’ruf Amin sebagai Cawapres. Para patron relawan ini akan dijejali dengan janji jabatan kalau Prabowo-Sandi menang dan uang, agar berbalik menyerang kubu Jokowi atau melakukan gerakan Golput.

Gerakan sayap kanan dan kiri, penyerang tengah ini tidak membawa pesan untuk mendukung PS tetapi menjadi pembenaran akan program PS bahwa Jokowi harus diganti. Diganti oleh siapa? Sayap kanan dan kiri tidak akan membahas politik. Mereka hanya menjadi gerakan moral atas nama buruh dan Islam. Tetapi jelas arahnya adalah menggantikan Jokowi dengan PS. Gampang ditebak.

Team formal PS tidak akan pernah membalas serangan issue agama atas keberadaan mereka yang tidak berkaliber ulama seperti Ma’ruf Amin. Mereka justru berbalik memuji Ma’ruf Amin. Namun issue ini dimakan oleh team sayap kanan dengan menyerang Ma’ruf Amin dengan segala dalil yang sehingga membangun persepsi bahwa Ma’ruf Amin adalah ulama yang tidak perlu diikuti karena telah melanggar sumpahnya sebagai ulama yang hanya patuh kepada pemimpin yang amanah. Maklum bagi mereka Jokowi bukan pemimpin amanah. Dan untuk itu, sayap kiri akan segera mengeluarkan itjima ulama Jilid 2 untuk mengendorsed PS -Sandi sebagai pemimpin pilihan Ulama. Well done.

Gerakan sayap kanan dan kiri akan disupply dana oleh penyerang tengah yang berhasil mendapatkan dukungan pengusaha yang anti Jokowi. Serangan akan begelombang dan frontal seperti Pilakda DKI. Dengan bergabungnya SBY di kubu PS maka ini akan jadi perang to be or not to be. Karena sudah masalah personal antara Mega dan SBY. Ini akan sangat keras sekali serangannya. Bagaimana dengan team Jokowi ? Partai koalisi akan lebih focus bagaimana mereka dapat suara di Pileg. Sehingga serangan terhadap Jokowi tidak begitu diperhatikan oleh mereka. Jadi benar benar, relawan Jokowi yang tidak punya kepentingan politik harus tampil digaris depan membela Jokowi. Jadikan ini gerakan moral memenangkan orang baik.

Satu satunya yang kita harapkan adalah tampilnya TNI dan Polri yang netral dan tegas. Sehingga sayap kanan dan kiri itu bisa diantisipasi dengan pedang hukum. Kalau mereka tidak jelas indentitasnya melakukan gerakan ganti presiden atau gerakan buruh ditengah kampanye maka harus ditangkap sesuai UU Pemilu. Baik gerakan melalui sosial media maupun aksi lapangan. PPATK harus semakin berperan untuk mengawasi lalulintas uang agar dapat diteksi money politik kepada sayap kanan maupun sayap kiri PS. Bila TNI netral maka Pemilu 2019 ini pesta untuk Jokowi. [ARN]

About ArrahmahNews (15825 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Membaca Strategi Kampanye Prabowo-Sandi - Islam Institute

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: