Iklan
News Ticker

Rusia Tembak Jatuh 16 Drone Militan di Pangkalan Hmeimim selama Agustus

MOSKOW – Sejak awal Agustus, pertahanan udara Rusia di pangkalan udara Hmeimim di Suriah telah menembak jatuh total 16 drone (pesawat udara tak berawak) yang diluncurkan oleh militan yang beroperasi di zona de-eskalasi Idlib. Mayor Jenderal Alexei Tsygankov, kepala Pusat Rusia untuk Rekonsiliasi Suriah, mengatakan hal ini pada hari Selasa (14/08).

“Sebanyak 16 kendaraan udara tak berawak, diluncurkan dari wilayah yang dikendalikan oleh kelompok-kelompok bersenjata ilegal di zona de-eskalasi Idlib, telah dihancurkan sejak awal Agustus,” kata Tsygankov dalam konferensi pers harian sebagaimana dikutip Sputnik.

Mayor Jenderal Alexei Tsygankov juga mengatakan bahwa jumlah pelanggaran gencatan senjata oleh kelompok militan yang beroperasi di zona de-eskalasi Idlib Suriah meningkat 36 persen selama 10 hari terakhir.

“Selama 10 hari terakhir, dari 4 Agustus hingga 13 Agustus, tercatat ada 114 pelanggaran gencatan senjata oleh kelompok-kelompok bersenjata ilegal yang beroperasi di zona de-eskalasi Idlib.

Dibandingkan dengan periode antara 24 Juli dan 2 Agustus, ketika tercatat 84 pelanggaran, jumlah pelanggaran meningkat 36 persen, ” ujar Tsygankov pada konferensi pers tersebut.

Suriah telah dirusak oleh terorisme sejak tahun 2011. Pemerintah yang sah memerangi sejumlah kelompok oposisi dan organisasi teroris. Rusia membantu negara itu untuk kembali ke kehidupan damai, menjadi penjamin rezim gencatan senjata dan pada akhir Juli lalu mengumumkan pembentukan pusat pengungsi di Suriah yang akan menerima, merelokasi dan menampung warga sipil yang pulang ke rumah-rumah mereka. (ARN)

Iklan

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Rusia Tembak Jatuh 16 Drone Anggota milisi di Pangkalan Hmeimim selama Agustus - Islam Institute
  2. Rusia: Drone Penyerang Lanud Hmeimim Terlalu Canggih untuk Dirakit oleh Teroris – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: