News Ticker

320 Orang Tewas dalam Banjir Terburuk Sepanjang Abad di India

KERALA – Jumlah korban tewas akibat ‘banjir terburuk sepanjang abad’ di negara bagian India selatan, Kerala, menurut pejabat setempat pada hari Jumat, naik menjadi lebih dari 320 orang.

Dengan ratusan tentara yang terus berjuang mengatasi banjir, penduduk yang terperangkap di Kota Cochin terlihat diselamatkan oleh beberapa helikopter.

Lebih dari 200.000 orang dilaporkan telah kehilangan rumah mereka dan saat ini tinggal di kamp-kamp sementara.
Kereta api tidak bisa beroperasi dan bandara utama Kerala, Bandara Internasional Cochin, diperkirakan akan tetap ditutup sampai setidaknya 26 Agustus.

Baca: Banjir Bandang Landa Jeddah Sebabkan Transportasi Lumpuh dan 4 Orang Tewas

Pemerintah Kerala menyebut bencana alam ini ‘luar biasa serius’. Kepala Menteri Kerala, Pinarayi Vijayan, mengharapkan militer meningkatkan upaya penyelamatan, meskipun mereka sudah mengerahkan puluhan helikopter dan ratusan perahu.

“Saya berbicara dengan Menteri Pertahanan pagi ini dan meminta lebih banyak helikopter,” tutur Vjayan dalam konferensi pers, Jum’at (17/08). “Di beberapa area, evakuasi via udara menjadi satu-satunya opsi … ribuan orang masih terjebak,” imbuhnya.

Baca: Pasca Kebakaran Dahsyat, Banjir Bandang Landa Utara Athena

Banjir di Kerala ini berawal sembilan hari lalu. Vijayan menyebut banjir ini juga memicu tanah longsor di beberapa area ini. Sekitar 223 ribu orang terpaksa mengungsi ke sedikitnya 1.568 kamp pengungsian yang tersebar di Kerala. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: