Iklan
News Ticker

Joni Pemanjat Tiang Bendera, Duduk Satu Meja dengan Jokowi dan JK

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dan Gita Bahana Nusantara di Istana Negara, Jakarta. Selain itu, Jokowi juga menerima teladan nasional, di antaranya Yohanes Ande Kala atau Joni Kala, bocah SMP yang ramai dibicarakan setelah aksi heroiknya memanjat tiang demi berkibarnya bendera Merah Putih.

Jokowi dan JK memasuki Istana Negara, Senin (20/8) pukul 14.20 WIB. Jokowi memakai setelan jas hitam lengkap. Sedangkan JK menggunakan baju batik lengan panjang.

Di Istana Negara, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dan Gita Bahana Nusantara sudah mengambil tempat duduk masing-masing. Mereka menggunakan seragam yang bervariatif. Sedangkan Joni Kala terlihat mengenakan seragam SMP putih-biru. Dipadu selendang oranye pada bagian lehernya.

Pembawa baki bendera Merah Putih pada HUT ke 73 RI di Istana Merdeka, Tarissa Maharani dan Joni Gala duduk di meja bundar paling depan. Di meja tersebut, keduanya duduk bersama Jokowi dan JK.

Saat tiba di Istana Negara, JK terlebih dahulu menyalami Joni Kala. Kemudian disusul Jokowi. Jokowi dan JK terlihat senyum saat bersalaman dengan Joni Kala.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno saat memberikan sambutan memperkenalkan para Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, Gita Bahana Nusantara dan Joni Kala kepada Jokowi.

“Ada tamu tambahan Pak Presiden dan Wapres. Seorang anak SMP kelas 7, naik ke tiang bendera dan tahunya sampai di Istana Presiden. Namanya Yohanes Ande Kala atau Joni,” ucap Pratikno disambut tepuk tangan meriah.

Video aksi heroik Joni yang memanjat tiang bendera viral di media sosial. Dia memanjat lantaran tali yang digunakan untuk mengibarkan sang saka Merah Putih tersangkut di bagian atas tiang bendera.

Dalam video itu digambarkan tengah berlangsung proses pengibaran bendera di pos perbatasan Motaain Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (17/8) pagi. Namun, saat sang saka merah putih akan dikibarkan di tiang bendera, tiba-tiba tali pemintas tak bergerak lantaran tersangkut di ujung tiang alias keluar dari as roda.

Tanpa pikir panjang, Joni tiba-tiba keluar dari barisan paduan suara acara tersebut. Dia kemudian memanjat tiang bendera yang cukup tinggi.

Joni menaiki tiang tanpa rasa takut sedikit pun. Kedua kakinya merekat erat tiang yang terbuat dari besi. Meski tiang terlihat bergoyang, dia tetap terus naik hingga mencapai puncak.

Usai membetulkan tali ke posisi semula, dia lantas turun dari tiang. Tepukan tangan dan pujian terdengar dari peserta upacara yang menyaksikan aksi heroik Joni. [ARN]

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: