News Ticker

Zarif: Mimpi AS Kembali Duduki Iran Takkan Pernah Terjadi

TEHERAN – Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif mengecam AS karena membentuk tim untuk mengoordinasikan kampanye tekanannya terhadap Iran, dengan mengatakan itu adalah rencana lain untuk menggulingkan pemerintah Iran.

“65 tahun yang lalu pada hari ini, AS menggulingkan pemerintahan demokratis Dr. Mossadegh yang terpilih secara demokratis, memulihkan kediktatoran dan memperbudak Iran selama 25 tahun ke depan. Sekarang sebuah ‘Kelompok Aksi’ bermimpi melakukan hal yang sama melalui tekanan, misinformasi & hasutan. Tidak akan pernah lagi,” cuit Zarif pada hari Minggu (19/08).

Baca: Mantan Menteri Lebanon: Sanksi AS Terhadap Iran Akan Gagal

Ketika Iran menandai ulang tahun kudeta AS dan Inggris yang terkenal buruk itu, para pengamat mengatakan Washington masih mengejar kebijakan “perubahan rezim” terhadap Republik Islam tersebut.

Hari Minggu kemarin menandai 65 tahun kudeta penggulingkan pemerintahan Perdana Menteri Mohammad Mosaddeq yang terpilih secara demokratis. Kudeta itu muncul setelah Mosaddeq menasionalisasi industri minyak Iran yang telah menjadi monopoli Inggris.

Setelah penyangkalan panjang oleh Washington, dokumen rahasia yang dirilis tahun lalu mengungkap bahwa CIA berperan dibelakang kudeta tersebut. Dikenal sebagai Operasi Ajax, keterlibatan AS memicu gelombang nasionalisme di Iran dan meracuni hubungan AS-Iran hingga abad ke-21.

Baca: Analis: Sanksi AS atas Iran Percepat Matinya Dolar

“AS telah berusaha menjatuhkan Republik Islam sejak Revolusi 1979. Ini untuk melindungi minyak Amerika dan Israel, ”kata Mohammad Ghaderi, pemimpin redaksi di Tehran Times.

“Pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah menggandakan tindakan itu, mengadopsi sikap yang lebih bermusuhan terhadap Iran, dan memperkenalkan kembali sanksi yang menghukum. Gedung Putih sekarang secara terbuka menggunakan permainan halus memecah belah-dan-menaklukkan untuk menghancurkan persatuan Iran, ”katanya. (ARN)

About ArrahmahNews (16312 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: