Afrika

Misteri Kematian Dua Turis Inggris di Mesir masih Berlanjut

HURGHADA – Setelah kematian dua tamu secara misterius di sebuah hotel di Hurghada, Mesir, putri dari pasangan yang meninggal itu masih memiliki kecurigaan. Biro perjalanan Thomas Cook yang memperluas penyelidikan mereka sendiri, mengerahkan para ahli untuk menguji air, makanan dan AC, dimana hasilnya diharapkan akan diketahui dalam 10 hari.

Menurut informasi yang diberikan oleh jaksa Mesir, peralatan teknis yang beroperasi di kamar hotel pasangan itu tanpa cacat, namun putri mereka Kelly Ormerod tidak yakin.

Baca: Terjadi Penikaman di Resor Laut Merah Mesir, 2 Turis Tewas

“Ada sesuatu di ruangan itu yang membunuh mereka malam itu ketika mereka kembali ke ruangan ini,” katanya sebagaimana dikutip euronews pada Senin (27/08). “Saya tidak tahu apakah mereka menghirup sesuatu yang meracuni mereka, saya hanya bisa mengungkapkan pendapat saya, tetapi di ruangan ini terjadi sesuatu yang membunuh orang tua saya. “

Dugaan Serangan Jantung

Sebelumnya, menurut sebuah pernyataan oleh Kementerian Pariwisata Mesir, pria Inggris berusia 69 tahun John Cooper meninggal karena serangan jantung mendadak dan istrinya yang berusia 63 tahun, Susan, menderita “kolaps sirkulasi dan gagal napas”.

Sementara itu, sekitar 300 atau lebih wisatawan Thomas Cook yang menginap di hotel Hotel Steigenberger Aqua Magic tersebut pada saat itu mengeluh muntah, kram perut dan diare, mendorong Thomas Cook untuk memindahkan turis-turisnya ke hotel lain.

Baca: Pelaku Penikaman Turis di Mesir Pernah Bekerja di Arab Saudi

Tapi Aqua Magic telah menolak semua tuduhan untuk bertanggung jawab atas insiden penyakit yang dilaporkan, dan menyebut kecurigaan tentang keracunan makanan merupakan “spekulasi prematur”.

Kejaksaan Mesir juga menunggu laporan dari pemeriksa medis yang harus mengidentifikasi penyebab pasti kematian pasangan itu.

Spekulasi tentang Ditutup-tutupinya penyebab asli kematian

Menurut laporan surat kabar Inggris, Thomas Cook tidak menemukan tanda-tanda keracunan karbon monoksida. Dalam laporan yang sama, ahli perjalanan Nick Harris dari Simpson Millar menduga keracunan karbon monoksida, keracunan makanan, atau keracunan air mungkin saja berperan dalam insiden tersebut.

“Namun, keluhan kebersihan tentang Aqua Magic telah diungkapkan sebelumnya, dan jika mereka memiliki kekurangan, Thomas Cook akan susah untuk melindungi reputasi mereka,” kata Harris.

“Jika kecurigaan itu benar, itu akan sangat buruk untuk bisnis, setelah dua anak meninggal selama liburan mereka pada 2006, dalam perjalanan operator tur, akibat karbon monoksida,” katanya. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: