News Ticker

Kemenhan Rusia: Teroris Gunakan Puluhan Anak untuk “Bintangi” Serangan Kimia Palsu

IDLIB – Para teroris telah memilih 22 anak-anak dan orang tua mereka bersama dengan sekelompok anak yatim yang diculik dari kamp-kamp pengungsi untuk ‘membintangi’ film serangan kimia. Pusat Rekonsiliasi Rusia di Suriah (bagian dari Kementerian Pertahanan Rusia) melaporkan hal ini pada hari Rabu.

“Militan telah memilih 22 anak-anak bersama orang tua mereka dari komunitas Zitan, Zerbeh dan Birnah di provinsi Aleppo untuk berpartisipasi dalam adegan palsu serangan-serangan kimia. Satu lagi kelompok anak yatim piatu yang diculik dari kamp-kamp pengungsi dan dimaksudkan untuk pembuatan film adegan mematikan itu, saat ini sedang dipenjarakan di sebuah sel di penjara al-Iqab yang dikendalikan oleh kelompok teror Jabhat al-Nusra, ” lapor Pusat tersebut sebagaimana dikutip TASS.

Sembilan adegan palsu

Sebanyak sembilan episode palsu yang menggambarkan dugaan penggunaan ‘senjata perang kimia’ oleh pasukan pemerintah Suriah telah difilmkan di Idlib dengan partisipasi White Helmets,” pejabat dari Pusat Rekonsiliasi Rusia di Suriah mengatakan hal ini kepada wartawan pada hari Rabu .

Baca: Pembuatan Film Serangan Kimia Telah Dimulai di Idlib

“Informasi tak terbantahkan yang kami miliki mengatakan bahwa kemarin, pada tanggal 11 September, kru kamera dari sejumlah saluran TV yang berbasis di Timur Tengah dan afiliasi regional saluran TV AS telah memfilmkan sembilan adegan serangan kimia palsu untuk nantinya digunakan menuduh adanya penggunaan senjata perang kimia oleh pasukan Suriah terhadap warga sipil,” kata militer Rusia, menambahkan bahwa pembuatan film dari episode-episode itu telah terjadi di Jisr Al-Shughour, di Provinsi Idlib.

Militer juga mengatakan bahwa rekaman yang telah direkam menggambarkan para aktivis dari apa yang disebut White Helmets seolah-olah memberi ‘bantuan’ kepada mereka yang ‘terluka’ di Suriah. Para pejabat pertahanan Rusia juga mengatakan bahwa para peserta dalam pertemuan gabungan antara White Helmets dan organisasi teroris Hayat Tahrir al-Sham juga telah memilih hanya dua dari sembilan episode itu untuk diserahkan kepada PBB dan Organisasi untuk Larangan Senjata Kimia “setelah mendapatkan persetujuan”.

Pihak-pihak dalam pertemuan sepakat bahwa episode-episode lain akan diunggah ke jejaring sosial karena kualitasnya yang biasa-biasa saja.

Baca: Suriah di DK PBB Beberkan Bukti dan Data Rencana Serangan Kimia Palsu di Idlib

Sebelumnya, pada hari Selasa, Pusat Rekonsiliasi Rusia di Suriah melaporkan bahwa provokasi serangan kimia palsu terhadap warga sipil oleh tentara Suriah sedang difilmkan di Provinsi Idlib.

Menurut Pusat itu, adegan-adegan di dalamnya nanti termasuk juga pemberian bantuan kepada penduduk Jisr ash-Shughur yang dilakukan seolah pasca terjadi penggunaan bom barel beracun.

Serangan kimia nyata pada warga Suriah

Sementara itu, menurut pusat tersebut, selain serangan kimia palsu, White Helmets dan teroris juga bersiap-siap untuk melancarkan serangan klorin nyata terhadap warga sipil di Suriah.

“White Helmets dan teroris sedang mempersiapkan penggunaan nyata agen-agen beracun klorin terhadap warga sipil untuk kemudian menuduh tentara Suriah telah serangan itu,” kata pusat tersebut.

Menurut militer Rusia, anggota White Helmets telah berlatih sebelum melakukan serangan senjata kimia di kota Khan Shaykhun di Suriah sejak 9 September. Latihan ini melibatkan hingga 30 warga sipil, termasuk sekitar selusin anak-anak berusia antara delapan dan 12 tahun.

Para anggota kelompok teror Hurras al-Din telah mempersiapkan tempat-tempat di mana barel yang mengandung zat-zat beracun akan diledakkan, Pusat Rusia mencatat. “Sebuah pos medis darurat telah didirikan di bagian timur laut Khan Shaykhun, tempat para anggota White Helmets akan diperlihatkan seolah tengah memberikan bantuan kepada orang-orang yang diduga terkena dampak,” tambah pusat itu. (ARN)

About ArrahmahNews (16312 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: