News Ticker

Hanya 3 Jam Kuasai Kilo 16 Hodeida, Koalisi Saudi Dipaksa Telan Pil Pahit Houthi

HODEIDA – Koalisi Arab Saudi tampaknya harus menelan pil terpahit sepanjang sejarah agresi dari para pejuang Yaman, setelah upaya mereka untuk menguasai Kilo 16, jalur utama Hodeida-Sana’a, guna memutus jalur pasokan ke ibukota Yaman, digagalkan secara tragis oleh Houthi.

“Koalisi Saudi hanya bisa menguasai Kilo 16 selama tiga jam” lapor media Yaman, Yemen Extra, Jum’at (14/09).

Sumber-sumber lapangan memberikan rincian tentang pertempuran yang berlangsung pada Rabu pagi di daerah Kilo 16 Hodeidah, menjelaskan bagaimana koalisi Saudi memang sempat berhasil menguasai kilo 16 meski hanya 3 jam.

Demi meraih kemenangan, koalisi mengerahkan ribuan tentara bayaran dan lusinan kendaraan militer pada dini hari Rabu dan meluncurkan dukungan udara intensif dengan 70 serangan udara menggunakan tekhnik “Pemboman karpet”. Angkatan Darat Yaman dan Ansarullah seperti biasa; mundur sementara dalam persiapan untuk pelaksanaan serangan mendadak dan meraih kemenangan sesaat setelah serangan udara koalisi berkurang.

Baca: 15 Warga Sipil Yaman Tewas dalam Serangan Saudi ke Hodeidah

Retret ini digambarkan oleh Departemen Pertahanan yang berbasis di Sana’a, sebagai proses memikat pasukan koalisi ke dalam kotak mematikan.

Menurut sumber-sumber lokal, meskipun koalisi Saudi berusaha untuk mencapai kemenangan darat dengan mengerahkan jumlah pasukan dan peralatan militer besar-besaran, bahkan dengan melibatkan jet-jet tempur dan helikopter Apache pada hari itu, tetapi justru unsur banyaknya jumlah pasukan koalisi dan intensitas peralatan militer mereka berubah menjadi alasan untuk kalah.

Sumber-sumber menambahkan bahwa setelah sekitar 3 jam masuknya pasukan koalisi ke daerah kilo 16, Angkatan Darat Yaman dan Ansarullah meluncurkan serangan balasan yang tidak diduga-duga oleh pasukan koalisi. Serangan itu menyebabkan kendaraan militer hancur dan lusinan tentara Koalisi Saudi termasuk komandan utama mereka terbunuh.

Baca: VIDEO: Houthi Hancurkan Kendaraan Militer Saudi di Jizan

Diserang dengan serangan balasan terbesar yang tiba-tiba, ada kebingungan besar di antara pasukan koalisi Saudi dalam komunikasi karena banyaknya jumlah pasukan yang mereka kerahkan. Kekacauan ini juga menyebabkan sejumlah besar korban di kalangan pasukan koalisi tersebut.

Sementara itu, sumber-sumber di lapangan menegaskan bahwa Angkatan Darat Yaman dan Houthi Ansarullah mengepung pasukan koalisi dari semua arah dan bahwa ada pertempuran langsung antara pasukan Saudi dan Houthi pada jarak nol, yang mungkin merupakan pertempuran sengit terbesar dan pertama antara pasukan Houthi-Saudi secara langsung (head to head).

Menariknya, selama pertempuran, Angkatan Darat Yaman dan Ansarullah yang menghancurkan 8 kendaraan lapis baja Oshkosh, juga berhasil menyita 20 kendaraan lapis baja serta kendaraan pengangkut pasukan milik koalisi Saudi, dimana akhirnya semua itu menjadi tambahan persenjataan untuk pihak Houthi.

Pasukan koalisi pada akhirnya mundur meninggalkan jasad puluhan kawan mereka yang tewas di medan perang dan tahanan mereka di tangan Angkatan Darat Yaman dan Ansarullah yang berhasil mengakhiri konfrontasi paling dramatis di Pantai Barat dengan kekalahan yang akan memiliki dampak signifikan pada moral koalisi dan loyalisnya. (ARN)

About ArrahmahNews (16337 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: