News Ticker

Beri Pinjaman Baru, China jadi Dewa Penolong Krisis Ekonomi Venezuela

CARACAS – Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang berada di China dalam kunjungan kenegaraan empat hari, mengatakan bahwa ia telah mendapatkan pendanaan baru dari Beijing untuk industri minyak yang dilanda masalah serta sektor lain di negaranya.

“Ada komitmen pembiayaan untuk meningkatkan produksi minyak, produksi emas, serta investasi di lebih dari 500 proyek pembangunan di Venezuela,” kata Maduro kepada televisi pemerintah Venezuela VTV sepulang dari China pada hari Sabtu (15/09).

Baca: Analis: AS Berusaha Gantikan Rezim di Turki dan Venezuela

Produksi minyak adalah generator utama pendapatan untuk Venezuela tetapi tingkat output baru-baru ini jatuh ke level terendah dalam tiga decade, terutama sebagai akibat dari sanksi oleh Amerika Serikat yang menyebabkan kesengsaraan ekonomi internal lainnya.

Penurunan ekonomi pada gilirannya memaksa lebih dari dua juta orang untuk beremigrasi dalam beberapa tahun terakhir.

China, kreditur utama Venezuela, telah meminjamkan sekitar 50 miliar dolar kepada negara anggota OPEC itu dalam dekade terakhir, dengan Caracas membayar utang dalam beberapa angsuran dengan pengiriman minyak. Caracas masih berutang 20 miliar ke Beijing.

Baca: Rusia: Upaya Pembunuhan Maduro Ditujukan Mendestabilisasi Venezuela

Dalam pernyataannya, Maduro tidak menyebutkan jumlah dana yang katanya baru saja dijanjikan China tersebut.

Laporan yang belum dikonfirmasi mengatakan pada hari Jumat bahwa Beijing telah setuju untuk memberi pinjaman kepada Caracas dengan pinjaman 5 miliar dolar baru dan perpanjangan masa tenggang enam bulan untuk membayar utangnya. (ARN)

About ArrahmahNews (16337 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: