Iklan
News Ticker

Klorin Terkirim, Militan Bersiap-siap Melakukan Serangan Kimia di Idlib

SURIAH – Militan di Idlib telah mengangkut beberapa tabung berisi klorin ke desa Bsanqul, tampaknya bersiap-siap untuk melancarkan serangan bendera palsu, kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Tabung-tabung yang dipenuhi klorin itu dikirim oleh militan Tahrir al Sham yang berafiliasi dengan Al-Qaeda, yang sebelumnya dikenal sebagai Jabhat Al-Nusra, seorang juru bicara Pusat Rekonsiliasi Rusia di Suriah, Letnan Jenderal Vladimir Savchenko mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu. Dia menambahkan bahwa perkembangan terakhir menunjukkan bahwa militan sedang mempersiapkan serangan bendera palsu yang akan digunakan untuk menuduh pemerintah Suriah menggunakan senjata kimia terhadap rakyatnya.

Ini adalah peringatan terbaru dari militer Rusia tentang apa yang dikatakannya sebagai “provokasi” kimia. Pada hari Rabu, dikatakan bahwa kelompok White Helmets telah membuat video yang dimaksudkan untuk digunakan dalam membingkai pemerintah Suriah. Sebelumnya, Departemen Pertahanan mengatakan bahan kimia beracun telah dikirim ke Idlib dan menuduh White Helmets melakukan pengiriman.

AS dan sekutunya sejauh ini telah mengabaikan peringatan Rusia, tetapi mengatakan bahwa pemerintah di Damaskus malah akan mempersiapkan serangan kimia terhadap warga sipil. Moskow menyatakan bahwa serangan itu mungkin dipersiapkan dengan dukungan Washington, yang ingin membenarkan serangan udara lebih lanjut terhadap Suriah. Serangan yang direncanakan itu dikatakan jauh lebih besar daripada yang diluncurkan terhadap militer Suriah oleh AS, Inggris dan Perancis pada bulan April.

Itu datang ketika Washington telah membangun kehadiran militernya di kawasan itu. Pada akhir Agustus, rudal perusak USS Ross dikerahkan ke Mediterania, membawa 28 rudal jelajah Tomahawk, sementara USS The Sullivan dikerahkan ke Teluk Persia dan pembom strategis B-1B Lancer dipindahkan ke pangkalan udara di Qatar.

Baru-baru ini, USS Bulkeley (DDG-84), kapal perusak kelas Arleigh Burke, memasuki Mediterania melalui Selat Gibraltar. Pekan lalu, kapal selam USS Newport News (SSN-750) tiba di Mediterania.

Dengan kedatangan Bulkeley, pasukan AS dilaporkan memiliki hingga 200 rudal jelajah Tomahawk yang tersedia untuk menyerang sasaran di Suriah jika diperintahkan untuk melakukannya, laporan media Rusia. [ARN]

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: